Tanjungpinang, Tuah Kepri – Jumlah total penerimaan tax amnesty realisasi di Kepri selama 2 tahun (2016-2017) mencapai hampir Rp2 Triliun.
“Untuk uang tebusan Kepri mencapai Rp. 1,07 triliun, sementara Provinsi Riau uang tebusan mencapai Rp. 876 milyar. Bila dilihat dari angka tersebut, maka Provinsi Kepri jumlah partisipasinya lebih tinggi dibanding Provinsi Riau,” kata Kepala Kanwil DJP Riau dan Kepri, Jatnika dalam acara Farewell Amnesti Pajak di Ballroom Best Western Priemer Panbil Batam, Rabu (15/3).
Jatnika mengatakan, farewell amnesty pajak dilakukan karena program ini akan berakhir pada 31 Maret mendatang. Ini merupakan acara perpisahan dari program amnesti pajak.
“Kami ingin memberikan kesempatan terakhir kepada seluruh pengusaha. Karena program ini akan meninggalkan kita untuk selama-lamanya dan tak akan kembali lagi, kepada WP jangan melewatkan kesempatan ini,” ucapnya
Capaian ini tentu, katanya, atas dukungan semua pihak dalam mendukung program ini.
“Untuk itu saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Apindo, IKPI, perbankan, serta pihak-pihak yang terlibat atas dukungan mensukseskan program ini,” ujar Jatnika.
Bahkan dia mengingatkan, agar WP memanfaatkan momentum tersebut yang akan berakhir 31 Maret 2017. ” Waktunya hampir habis dan ini acara terakhir,” kata Jatnika.
Begitu juga yang disampaikan Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul, dan ia mengatakan program pengampunan pajak akan berakhir pada 31 Maret 2017.
“Itu artinya tinggal 2 minggu lagi kesempatan bagi masyarakat dan pelaku usaha yang belum ikut untuk berpartisipasi dalam program tersebut,” katanya.
Pemerintah katanya, memastikan tidak ada lagi pengampunan pajak berikutnya. Karena program ini telah berlangsung selama 9 bulan, dan program tax amnesty tidak akan pernah kembali.
Dan Syahrul mengingatkan kepada masyarakat dan pengusaha di Kota Tanjungpinang, agar mentaati aturan dan memanfaatkan sisa waktu yang ada
“Terimakasih kepada seluruh pengusaha Kota Tanjungpinang atas pembayaran pajaknya.” katanya.
Begitu juga yang disampaikan Ir. Cahya Ketua DPP Apindo Kepri. Dan dia engajak seluruh pengusaha untuk melaporkan pajaknya. “Dengan begitu kita turut memberi kontribusi bagi pembangunan di Provinsi Kepri.” katanya.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Tengku Said Arif Fadillah, serta sejumlah pejabat se Provinsi Kepri. Para pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, Kepala Pelayanan Pajak se Provinsi Kepri, Perbankan, Konsultan Pajak dan Wajib Pajak (WP). Dan acara juga dimeriahkan dengan pemberian doorprize kepada Wajib Pajak yang hadir. (AFRIZAL).









Komentar