Kasus Pajak BPHTB, Kejari Panggil dan Periksa Mantan Kabid BPPRD Tanjungpinang

Tanjungpinang, Tuah Kepri – Mantan Kepala Bidang (Kabid) Penetapan Pajak, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Tanjungpinang, Isnaini Bayu Wibowo (IBW) alias Bowo diperiksa tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, sebagai saksi atas dugaan tindak pidana korupsi Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Rp1,3 miliar, Kamis (30/1/2020).

Kasi Pidsus Kejari Tanjungpinang, Aditya Rakatama SH

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Tanjungpinang, Aditya Rakatama SH mengatakan Bowo datang sekitar pukul 10.00 WIB.

“Yang bersangkutan tadi datang sekitar pukul 10.00 WIB pagi hingga pukul 14.00 WIB. Ada sekitar 15 pertanyaan yang kita sampaikan terkait kapasitasnya saat menjabat di BPPRD Pemko Tanjungpinang saat itu,” ujar Aditya Rakatama SH pada sejumlah wartawan.

Dikatakannya, keterangan Bowo sangat dibutuhkan guna lebih memperjelas proses penyidikan atas perkara dugaan korupsi yang tengah ditangani. Hal itu juga setelah adanya ditemukan dokumen yang ditandatangani oleh penjabat setara.

“Kepada yang bersangkutan kita tanyakan, apakah betul itu tandatangannya. Hal lain kita hanya menanyakan proses mekanisme pada tahun 2018. Apakah sama dengan tahun 2019 lalu,” ucap Raka sapaan akrab Kasi Pidsus Kejari Tanjungpinang ini.

Pada saat dilakukan pemeriksaan, lanjut Raka, pejabat yang bersangkutan tidak membawa sejumlah dokumen yang diperlukan, karena telah pindah tugas ke Pemprov Kepri. Saat ini Bowo diketahui menjabat sebagai Kabag Umum dan Humas di Sekwan DPRD Kepri.

“Ada beberapa dokumen yang belum lengkap, berkaitan tugas yang dilakukan oleh pejabat tersebut, sehingga kita masih berikan waktu untuk melengkapinya besok,” katanya.       (Red/ MK).

Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kasus Pajak BPHTB, Kejari Panggil dan Periksa Mantan Kabid BPPRD Tanjungpinang"