oleh

Walikota Tanjungpinang Bantu Korban Musibah Banjir

Tanjungpinang, Tuah Kepri –

Hujan lebat dan air pasang yang melanda hampir di seluruh wilayah Kota Tanjungpinag pada Rabu (24/2) kemarin, membuat sejumlah kawasan pemukiman warga Tanjungpinang terendam banjir.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, memberikan bantuan berupa sembako, selimut, matras, kidsware (perlengkapan bayi), dan perlengkapan sekolah kepada korban banjir.

Seperti dikawasan yang dilandir banjir daerah Teluk Keriting Kelurahan Tanjungpinang Barat, langsung diserahkan Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, bantuan sembako dan perlengkapan sekolah kepada korban banjir.

Melihat kondisi tersebut, Lis menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah yang menimpa warga di Kelurahan Tanjungpinang Barat.

“Saya turut prihatin atas musibah ini, tak ada musibah yang kita inginkan, mudah-mudahan bapak/ibu dapat mengambil hikmah dari musibah ini, ” katanya.

Melihat kondisi dan musibah yang terjadi di Kota Tanjungpinang, kata Lis, pihaknya langsung mengambil langkah kongkrit dengan menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait.

“Bantuan yang diberikan, bentuk rasa kepedulian pemerintah kepada masyarakat, paling tidak bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terkena musibah banjir. Jangan melihat dari besar kecilnya bantuan yang kami berikan, akan tetapi nilailah bantuan tersebut sebagai bentuk dari rasa peduli pemerintah kepada warganya. Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi bapak/ibu semua,” kata Walikota Tanjungpinang ini.

Sementara itu, Lurah Tanjungpinang Barat, Wimmy Dharma Hidayat, SE, menjelaskan kawasan musibah banjir telah merendam rumah warga di Keluerahanya yaitu di wilayah teluk keriting, Jalan Sulaiman Abdulah, Jalan Bhayangkara Gang Rokan dan Gang Nipah, serta Kampung Kolam, untuk korban banjir yang telah terdata sebanyak 333 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah jiwa sebanyak 1117 jiwa.

“Bagi warga yang menjadi korban banjir, untuk segera melapor dengan memberikan kartu keluarga kepada petugas kami. Dengan begitu pihaknya bisa mengetahui berapa jumlah korban dan bantuan yang akan kita distribusikan,” kata Wimmy. (AFRIZAL).

Komentar