BATAM, TUAHKEPRI – Tim Patroli Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) berhasil menangkap kapal asing berbendera Thailand membawa sebanyak 1,9 ton narkotika diduga berjenis sabu-sabu dan heroin.
Kapal asing berbendera Thailand ditangkap di wilayah perairan Selat Durian, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), kapal dengan nama lambung Aungtoetoe 99 dan sempat melarikan diri, namun akhirnya berhasil di gagalkan Tim patroli TNI AL saat melintas.
Hal itu disampaikan Panglima Komando Armada I, Laksamana Muda TNI Fauzi, dalam siaran Persnya kepada media, Jumat (16/5/2025) di Lantamal IV Batam. “Penangkapan kapal asing bermuatan hampir 2 ton diduga narkoba jenis sabu-sabu,” ucapnya.
Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan 5 orang ABK kapal, 95 Karung karung berisi narkotika terdiri dari 35 karung berwarna kuning, dengan rincian satu karung diisi 20 bungkus Teh China berwarna hijau. Selain itu 1.200 bungkus teh China berwarna merah yang dikemas dalam 60 karung berwarna hijau. Petugas menduga total 1,9 ton muatan kapal tersebut adalah narkotika jenis sabu-sabu dan heroin.
Dari Lima ABK kapal, Empat kru kapal Aungtoetoe 99 berbendera Thailand membawa narkotika sebanyak 1,9 ton tersebut, positif mengkonsumsi narkoba.
“Empat kru positif narkoba setelah dilakukan tes urine oleh petugas TNI AL. Sementara 1 Kru lagi negatif,” ungkap Pangkoarmada I.
Untuk penyelidikan lebih lanjut, katanya, masih terus dilakukan, termasuk soal asal-usul dan tujuan pengiriman barang haram tersebut. “Kasus ini semua masih dalam proses pendalaman dan penyidikan Tim gabungan TNI AL,” katanya. (AAL).









Komentar