Tak Hadir Karena Mengundang Salah Satu Paslon Pilkada Tanjungpinang

TANJUNGPINANG TUAH KEPRI – Kegiatan Silaturahmi dan Jalan Santai yang diselenggarakan oleh Forum RT/RW Kota Tanjungpinang pada Sabtu (21/9/2024) menjadi perbincangan dari sejumlah RT.a

Salah satu ketua RT Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, yang tak mau disebutkan namanya memang mengetahui acara kegiatan tersebut.

Ia mengatakan keputusan Forum mengundang Rahma akan menimbulkan pertanyaan masyarakat luas,  Ia pun memutuskan tidak menghadiri acara tersebut.

“Saya memang tidak hadir (acara silaturahmi Forum RT/RW), karena ada salah satu Paslon Tanjungpinang, Rahma hadir di acara tersebut. Karena saya tahu posisi kita sebagai apa,” katanya, Senin (23/9/2024) malam.

Imformasi kegiatan acara ini, kata dia, ia dapat berdasarkan informasi dari group RT RW Kota Tanjungpinang sebelum acara kegiatan silaturahmi, jalan santai dan senam di Rimba Jaya dilaksanakan pada Sabtu 21 September 2024.

“Dari informasi acara itu dihadiri oleh salah satu Paslon Tanjungpinang, maka itu saya langsung putuskan saya tak datang,” ucapnya.

Tapi dari informasi kawan kawan se RT, kata dia, dari total jumlah sekitar 75 RT yang ada di Kelurahan Pinang Kencana, yang hadir hanya 26 RT pada acara tersebut.

Hal senada juga disampaikan RT lainnya menyampaikan mereka mengatakan sudah tahu kegiatan acara tersebut dan tidak hadir. ” Karena saya ada acara, maka itu tak bisa hadir, ucapnya.

Begitu yang disampaikan salah satu RT hampir 18 tahun yang tak mau disebutkan namanya mengatakan kegiatan itu sudah dirancang jauh sebelum masa Pilwako, bahkan saat dilaksanakan alasan panitia.

“Karena kita menghargai niat salah satu kawan kita yang meninggal tempo hari sebagai Ketua forum RT/RW kota, Hazirin yang Nota bene selama masa kepemimpinan Rahma,” katanya.

Namun sejauh ini belum dapat konfirmasi kepada pengurus Forum RT/RW Kota Tanjungpinang, dan pihak Pemko Tanjungpinang, soal kontroversi kegiatan silaturahmi Forum tersebut.

Editor : RIZAL.

Komentar

Berita Terkini