oleh

Kunjungan Wisman Ke Kepri Januari 2017 Turun 18,44 Persen


Tanjungpinang, Tuah Kepri – Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri menyatakan wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Provinsi Kepri pada januari 2017 turun 18,44 persen.

“Wisman yang berkunjung ke Provinisi Kepri selama Januari 2017 tercatat sebanyak 172.698 kunjungan. Bila dibanding kunjungan wisman selama Desember 2016 yang mencapai 211.732 kunjungan, artinya bulan Januari 2017 mengalami penurunan sebesar 18,44 persen,” kata Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar di Tanjungpinang.

Dia mengatakan, penurunan jumlah kunjungan wisman selama Januari 2017, disebabkan oleh penurunan jumlah kunjungan wisman dari empat pintu masuk yang ada di Provinsi Kepri, yaitu Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kota Batam, dan Kabupaten Karimun.

“Tapi jumlah wisman yang masuk melalui Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kota Batam, dan Kabupaten Karimun, mengalami penurunan dibanding pada Desember 2016,” ucapnya.

Sementara kontribusi jumlah wisman menurut pintu masuk yang terbesar masih dari Batam, yaitu sebesar 75,12 persen, diikuti oleh Bintan sebesar 15,36 persen, Tanjungpinang sebesar 4,97 persen dan Karimun sebesar 4,54 persen.

Sedangkan wisman yang berkunjung dilihat dari kebangsaan satawan, kata Panusuanan, wisman berkebangsaan Singapura masih merupakan yang terbanyak berkunjung ke Provinsi Kepri pada Januari 2017.

“Kunjungan wisatawan Singapura pada Januari 2017 ke Kepri, tercatat sebanyak 83.793 kunjungan atau sebesar 48,52 persen,” ujarnya.

Namun jumlah wisman Singapura yang berkunjung ke Provinsi Kepri pada Januari 2017, kata dia, tercatat mengalami penurunan sebesar 33,47 persen,dibanding dengan keadaan Desember 2016.

Sementara Wisatawan terbanyak kedua pada Januari 2017 ke Kepri, menurut Panusunan yaitu wisman dari Malaysia yaitu mencapai 20.078 kunjungan atau turun 25,01 persen.Disusul Wisatawan terbesar ketiga berasal dari Tiongkok.

Sementara negara asal wisman yang mengalami peningkatan cukup besar pada Januari 2017 antara lain, Korea Selatan Taiwan, Jerman, Hongkong, Rusia dan Saudi Arabia.

Dan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel berbintang Provinsi Kepri pada Januari 2017, mencapai rata-rata 50,71 persen atau turun 4,36 poin dibanding TPK Desember 2016 sebesar 55,07 persen.

Jika dibandingkan dengan Januari tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepri naik sebesar 10,93 poin, dimana TPK Januari 2016 yaitu sebesar 39,78 persen.

PadaJanuari 2017, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepri lebih kecil 0,18 poin dibanding dengan TPK hotel berbintang secara nasional, dimana rata-rata TPK Nasional mencapai 50,89persen.

Selain itu, kaylta dia, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia
pada hotel berbintang di Provinsi Kepri pada Januari 2017 adalah 2,55 hari, lebih tinggi 0,66 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada Desember 2016. (AFRIZAL).

Komentar