BATAM, TUAHKEPRI– Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Prof. Dr. Fauzi Bahar Dt. Nan Sati, resmi melantik dan mengukuhkan pengurus personalia Keluarga Besar Rumah Gadang (KBRG) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (27/9/2025) di Ballroom D Golden Prawn, Bengkong, Batam.
Pelantikan perdana KBRG Kepri yang dipimpin oleh H. Nurman HMN Dt. Rajo Basa tersebut ditandai dengan penyerahan bendera pataka dari Ketua LKAAM kepada Ketua Umum KBRG Kepri, H. Nurman. Prosesi ini turut disaksikan oleh Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, bersama jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Minang.
Dalam sambutannya, Fauzi Bahar menyampaikan bahwa lahirnya KBRG Kepri merupakan buah gagasan panjang para tokoh Minang di Kepri yang diformulasikan melalui tim formatur, perwakilan delapan organisasi, sesepuh, penggagas, serta steering committee (SC).
“Hari ini kita bersyukur bisa mengukuhkan harapan semua pihak yang ingin memiliki wadah untuk mempersatukan orang Minang di Kepri. Saya berharap KBRG ke depan semakin bersatu, kuat, besar, dan terus berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ungkap Fauzi Bahar.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, dengan telah dikukuhkannya KBRG Kepri, maka organisasi sosial ini harus bisa menjadi wadah yang menjembatani seluruh perantau Minang di Kepri.
“Apalagi kita ketahui bersama, perantau asal Minang begitu banyak tersebar di hampir semua wilayah Kepri. Sehingga sangat tepat jika KBRG hadir menjadi wadah silaturahmi sesama keluarga besar rantau Minang,” ucapnya.
Gubernur juga berharap agar orang Minang yang banyak tersebar di berbagai sektor dan menjadi pelaku usaha, dapat bersama -sama dengan Pemerintah Provinsi Kepri terus bergandengan tangan membangun negeri tercinta.
“Kepri dengan kemajemukan masyarakatnya harus bisa saling merawat dan menjaga persatuan serta kesatuan yang telah terjaga dengan baik selama ini. Sehingga Kepri sebagai daerah tujuan investasi nasional bisa semakin maju,” ucap Ansar
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dengan nuansa adat Minangkabau. Interior gedung hingga ruang utama didesain menyerupai suasana rumah gadang. Para tamu duduk lesehan, para datuk hadir dengan busana adat, sementara undangan lain mengenakan teluk balango atau baju koko lengkap dengan sarung di bahu.
Acara juga diawali dengan arak-arakan jamba oleh 21 Bundo Kanduang yang membawa berbagai hidangan tradisional untuk jamuan bersama dalam prosesi Melawekan Gelar Ketua KBRG Kepri. Pada kesempatan itu, H. Nurman HMN resmi dilewakan gelar adat sebagai Dt. Rajo Basa di hadapan masyarakat perantau Minang Kepri.
Turut hadir Ketua TP-PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, Tim Percepatan Pembangunan, Kepala OPD Pemprov Kepri, serta ratusan masyarakat Minang yang berdomisili di Kota Batam. (Rizal).








Komentar