Omset Dan Daya Beli Konsumen Terahadap Ayam Potong Berkurang, Jelang Puasa 1437 Hijriah

Tanjungpinang126 views

Tanjungpinang, Tuah Kepri –

Menjelang memasuki bulan Suci Ramadhan 1437 Hijraih, daya beli masyarakat untuk membeli ayam potong di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang, berkurang, Selasa (24/5).

Akibatnya, omset pedagang yang menjual ayam potong menjadi berkurang sekitar 30 persen dan pembelipun sepi. Hal ini disampaikan salah seorang pedagang Ayam potong Pasar Tadisonal Bintan Centre Tanjungpinang, Jusri.

“Biasanya daging ayam potong yang kita jual kepembeli dalam sehari habis terjual sekitar 300 kg. Tapi semenjak memasuki awal tahun 2016 hingga sekarang, hanya laku terjual sekitar 200 kg dan turunya sekitar 30 persen,” kata Jusri.

Bahkan selain berkurangnya omset para pedagang ayam potong, katanya, masayarakat yang ingin membeli ayam potong kepasar Bintan aCenter juga sepi.

“Karena akibat peredaran uang tersebut tidak berputar, otomatis daya beli masyarakat juga berkurang dan bukan pengaruh harga ayam yang kita jual,” ujar Jusri.

Sementara untuk harga yang dijual ayam potog yang dijual pedagang, kata Jusri sekitar Rp35 ribu perkg hingga Rp36 ribu perkg.

“Kalau langganan kita jual sekitar Rp35 ribu perKg, sedangkan untuk pembeli bukan langganan kita jual sekitar Rp36 ribu perkg,” katanya.

Namun kalau berbicara harga dari hari kehari apabila mengalami kenaikan, katanya itu dikarenakan harga makanan ayam yang mengalami kenaikan harga.

“Seperti untuk jagung saja harganya sekarang mahal, karena jagung merupakan makanan ayam yang sangt berpengaruh dengan pertumbuhan ayam sendiri. Dan untuk saat ini, harga jagung tidak bisa diimpor lagi, otomatis harga jangung juga mengalami kenaikan. Tapi yang jelas kita tidak bisa menaikan harga, bagaimana mau naik harganya kalau pembeli tidak ada,” ucap Jusri. (AFRIZAL).

Komentar