oleh

GM PT PLN Tanjungpinang, Jam Nyala Hidup Listrik Akan Ditambah

Tanjungpinang, Tuah Kepri –

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Cabang Tanjungpinang, akan meningkatkan operasi jam nyala listrik di pulau-pulau terluar diwilayahnya lima Kabupaten Kota di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Atas permintaan Gubernur Provinsi Kepri, kami PT PLN Cabang Tanjungpinang sedang berusaha untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat untuk jam nyala hidup listrik. Karena selama ini hidup hanya 7 jam sehari, maka akan kami tingkatkan menjadi 14 jam per hari. Bahkan yang selama ini yang hidup 14 jam sehari, akan ditingkatkan menjadi 24 jam per hari,” kata General Manager (GM) PT PLN Cabang Tanjungpinang, Armunanto.

[Baca juga – PLN minta maaf karena sering mati lampu]

Karenaa dikatakannya, permintaan Gubernur Provinsi Kepri ini, disampaiknya pada rapat kondisi kelistrikan pulau-pulau kecil, dalam upaya peningkatan operasi jam nyala listrik, bersama PLN Batam dan PLN Tanjungpinang.

Selain itu dkatanya, untuk wilayah kerja PT PLN Cabang Tanjungpinang yang meliputi 5 Kabupaten Kota, yaitu, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupeten Lingga, Kabupaten Anambas dan Kabupaten Tanjungbalai Karimun.

[Baca juga – PLN merapat ke media guna memberikan informasi kepada masyarakat]

Penjelasan pihak PT PLN Tanjungpinan ini, sebelumnya Gubernur Kepri HM Sani mempertanyakan kepada pihak PLN kapan kondisi listrik hidup selama sehari di pulau-pulau kecil di Provinsi Kepri.

Karena ia mengaku sering mendapatkan pertanyaan dari masyarakat soal listrik, dalam setiap kunjungan ke pulau-pulau. Dan diakuinya belum bisa memberikan jawaban yang pasti jika ditanya soal listrik, karena hal ini menyangkut kewenangan PLN.

Dan ini merupakan wujud dari keseriusan Sani dalam membenahi kelistrikan di Provinsi Kepri, yakni ingin merangkai pulau dengan listrik.

[Baca juga – Alamak… Pemko Tanjungpinang hutang 3,5 M lebih tagihan listrik ke PLN]

“Kalau yang besar-besar sudah lah. Namun untuk berhala dan pulau-pulau kecil lainnya bagaimana?,” kata Sani kepada pihak PLN beberapa hari yang lalu. (AFRIZAL).

Komentar