Wisuda Seribu Santri, Pahami Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup

lnky9003-640x427Tanjungpinang, Tuah Kepri – Ribuan Santriwan dan Santriwati dari TPA dan TPQ se-Kota Tanjungpinang, melaksanakan wisuda yang juga bertepatan dengan Hari Santri Nasional, Sabtu (22/10) di lapangan Badan Perpustakaan Arsip dan Museum tepi laut Kota Tanjungpinang.

Sebelumnya ribuan Santriwan dan Santriwati l, mengikuti pawai wisuda santri. Sejak pagi, para santri yang didominasi oleh anak-anak, tampak berbaris rapi dengan memakai pakaian kebesaran toga seperti layaknya wisudawan dan wisudawati di Perguruan Tinggi.

Para santri tampak melintas di sepanjang jalan protokol Tepi Laut Kota Lama, dan tampak Wakil Walikota, Syahrul, ikut dalam barisan pawai bersama para santri.

Sementara Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau,(Kepri) Tengku Said Arif Fadillah, Kepala Kantor Kemenang Kota Tanjungpinang, M. Nasir, Ketua MUI, Bambang Maryono, serta jajaran pejabat dan Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, sudah berdiri di samping panggung utama untuk menyambut para santri.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Tengku Said Arif Fadillah, mengatakan era globalisasi saat ini, sudah seharusnya pemerintah daerah membentengi anak-anak dari arus globalisasi, salah satunya dengan konsep kegiatan iman dan taqwa.

“Pemerintah Provinsi Kepri akan terus mendorong setiap kegiatan dalam peningkatan iman dan taqwa, kegiatan ini perlu kita galakkan diseluruh Provinsi Kepri,” kata Arif.

Bahkan Arif menginginkan, anak-anak sebagai aset masa depan, harus memiliki tata krama yang mengedepankan konsep iman dan taqwa.

“Sehingga aset kita kedepan dapat memajukan daerah berbasis iman dan taqwa, InsyAllah pemerintahan akan berjalan dengan baik dan berhasil,” ucapnya.

Dan Arif tak lupa menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada pemerintah Kota Tanjungpinang, yang telah berkomitmen melaksanakan kegiatan dalam konsep iman dan taqwa.

“Terimakasih saya sampaikan kepada orang tua yang telah mendorong anak-anaknya, untuk ikut dalam pendidikan Qur’an. Mari kita dorong Kepri untuk raih tingkat pertama pada MTQ Nasional,” katanya.

Sementara Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan, wisuda seribu santri ini merupakan visi Walikota dan wakil Walikota Tanjungpinang, untuk melahirkan para generasi muda yang berakhlak mulia di Kota Tanjungpinang.

“Ini komitmen kami untuk melahirkan sumber daya manusia yang Qur’ani di Kota ini,” kata Lis.

Pemerintah Kota Tanjungpinang saat ini, kata Lis, telah berupaya untuk meningkatkan iman dan taqwa para generasi muda di Kota ini, seperti adanya program wajib mengaji di setiap sekolah-sekolah, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

“Hal itu kami lakukan, agar para generasi muda kita, tidak saja bisa membaca Al-Qur’an, tetapi mereka paham dan mengerti isi kandungan Al-Qur’an, untuk mereka implementasikan pada kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Bahkan sambung Lis, kegiatan ini bukan sekadar ceremonial belaka, tetapi  diharapkan generasi muda tidak saja mengerti membaca Al-Qur’an, tetapi mereka mampu menerapkan dalam kehidupam sehari-hari.

Selama ini, sertifikat mengaji hanya menjadi sebuah syarat untuk masuk sekolah, namun mereka masih belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.

“Oleh karena itu program kedepan, Pemko akan menselaraskan setiap anak yang akan mengikuti ujian semester, harus melalui lulus baca Al-Qur’an. Hal ini bukan berarti anak-anak yang tak lulus baca Al-Qur’an tidak boleh ikut ujian, tetapi merupakan proses untuk mengikuti ujian selanjutnya,” Jelas Lis kepada anak-anak santri.

Namun untuk mewujudkan itu, Lis berharap dukungan dari para orang tua, masyarakat, dunia pendidikan, serta Anggota Dewan.

“Sehingga kita akan bersama-sama melahirkan generasi-generasi Islami di Kota ini. Dan InsyAllah kalau kita mampu mengimplementasikan pendidikan agama dan Al-Qur’an, maka tidak akan ada lagi hal-hal negatif yang terjadi pada generasi kita,” ucap Lis.

Adapun peserta wisuda 1.000 santri terdiri dari Kecamatan Tanjungpinang Kota sebanyak 137 orang, Tanjungpinang Timur sebanyak 355 orang, Tanjungpinang Barat sebanyak 253 orang, dan Kecamatan Bukit Bestari sebanyak 255 orang.

Dan hadir pada acara itu, Ketua GOW Kota Tanjungpinang, Juariah Syahrul, para Camat, Lurah, para orangtua, serta guru pendamping dari setiap TPA dan TPQ se-Kota Tanjungpinang. (AFRIZAL).

Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Wisuda Seribu Santri, Pahami Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup"