Wasekjend DPP IKM, Mukti Ali Buka Muswil 1 IKM Kepri 2026

TANJUNGPINANG, TUAHKEPRI– Musyawarah Wilayah (Muswil) I Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026 resmi dibuka di Hotel Rasa Yakin, Tanjungpinang, Sabtu (29/8/2026).

Muswil perdana DPW IKM Kepri tersebut dibuka oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) H. Andre Rosiade yang diwakili Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) DPP IKM, Mukti Ali. Ia juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPP IKM.

Dalam sambutannya, Mukti Ali menyampaikan salam hormat dan ucapan terima kasih kepada seluruh warga Minang serta para tokoh masyarakat Minang yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Atas nama Ketua Umum DPP IKM, Pak Andre Rosiade, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat Minang yang berada di Kepri. Tidak mungkin kami sebutkan satu per satu, baik dari IKA-IKA maupun unsur lainnya. Kehadiran tamu kehormatan dari Malaysia juga menambah semangat dalam acara ini,” kata Mukti.

Momon Faulanda Adinata Ketua DPW IKM Kepri
Momon Faulanda Adinata Ketua DPW IKM Kepri

Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh jajaran yang telah mempersiapkan pelaksanaan Muswil I DPW IKM Kepri.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita dapat melaksanakan agenda Musyawarah Wilayah pertama DPW IKM Kepri,” ujarnya.

Mukti juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua DPW IKM Kepri periode 2021-2026, Momon Faulanda Adinata, yang dinilai telah menjalankan roda organisasi selama lima tahun dengan berbagai upaya membangun dan memperkuat perkumpulan masyarakat Minang di wilayah Kepri.

Menurutnya, berbagai program dan upaya yang telah dilakukan kepengurusan sebelumnya patut diapresiasi. Ia memastikan DPP IKM akan mendukung program-program positif yang dijalankan IKM di Kepri.

“Pak Andre sebagai Ketua Umum tentu akan mendukung program-program yang dibuat oleh IKM Kepri,” katanya.

Mukti berharap ketua DPW IKM Kepri yang terpilih melalui Muswil I dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas keberadaan IKM di seluruh wilayah Provinsi Kepri.

Ia mengatakan, keberadaan masyarakat Minang di Kepri bukan sesuatu yang asing bagi Ketua Umum DPP IKM Andre Rosiade. Menurutnya, Andre Rosiade telah beberapa kali berkunjung ke Kepri dan menerima berbagai aspirasi masyarakat Minang di daerah tersebut.

“Pak Andre beberapa kali berkunjung ke sini. Tentu ini menjadi sebuah kemudahan. Pak Momon sendiri juga sudah beberapa kali membawa aspirasi masyarakat Kepri ke DPP,” ujarnya.

Mukti juga menyampaikan pesan Andre Rosiade agar pemerintah daerah, baik gubernur maupun wali kota, memberikan perhatian terhadap keberadaan masyarakat Minang di Kepri yang jumlahnya cukup besar.

“Mohon diperhatikan masyarakat Minang, karena masyarakat Minang cukup banyak di Kepri. Sebagaimana orang awak, kita pasti bisa menyesuaikan diri. Ibarat pepatah, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” katanya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Minang di Kepri untuk terus menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi dan bersama-sama membesarkan organisasi IKM.

Gubernur Provinsi Kepri yang diwakili Kesbangpol Kepri menyampaikan, kepada keluarga Minang yang ada di provinsi Kepri khususnya Kota Tanjungpinang, mari bersama- sama membantu menjaga kondisi wilayah Kepulauan Riau yang aman tentram dan sejahtera.

” Mudah- mudahan Allah Subhanahu Wa Ta’ala meridhoi apa yang menjadi niat baik kita, kepada pengurus yang lama dan tentunya nanti pengurus yang baru akan lahir menjalankan amanah sesuai dengan harapan dari warga Minang yang ada demikian yang dapat saya sampaikan terlebih kekurangan, ” ucapnya.

Sementara Walikota Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah yang diwakili Yoni Fadril staf ahli bidang Ekonomi menyampaikan, apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan musyawarah wilayah satu ini.

“Beliau berharap Muswil ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, memperkokoh persatuan serta melahirkan kepengurusan dan program kerja yang semakin memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat Minang dan masyarakat Kepri secara keseluruhan,” katanya.

Ia menambahkan, organisasi ini bukan hanya tentang struktur kepengurusan, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana organisasi tersebut mampu merawat persaudaraan memperkuat kepedulian dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Saya memandang bahwa IKM memiliki posisi yang sangat strategis di mana masyarakat Minang dikenal luas sebagai masyarakat yang memiliki tradisi Merantau berdagang, berorganisasi menjunjung tinggi pendidikan, serta memiliki semangat kemandirian dan bergotong royong, ” ucapnya.

Dalam hal ini Pemerintah Kota Tanjungpinang menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh keluarga besar masyarakat Minang yang selama ini telah menjadi bagian dari pembangunan dan kehidupan sosial kemasyarakatan di Kota Tanjungpinang.

“Saya berharap proses musyawarah ini dapat berjalan dengan demokrasi penuh kekeluargaan mengedepankan musyawarah mufakat serta menjunjung tinggi persatuan.
Semoga IKM dapat menjadi Mitra strategis pemerintahan dalam pembangunan daerah, ” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Muswil I DPW IKM Kepri, Dedi Arman, mengatakan pelaksanaan Muswil I DPW IKM Kepri Tahun 2026 berdasarkan Keputusan DPP IKM Nomor 0369/SK/DPPIKM/2026 tentang Pengesahan Panitia Penyelenggara.

Menurut Dedi, Muswil merupakan bagian penting dalam perjalanan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKM. Kegiatan tersebut menjadi forum untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi, mempererat silaturahmi, mengevaluasi perjalanan organisasi, serta menyusun arah dan program kerja IKM Provinsi Kepri.

Muswil I DPW IKM Kepri mengusung tema “Memperkuat Persatuan, Melestarikan Nilai Minangkabau, Mewujudkan Organisasi yang Profesional, Amanah dan Berdaya Saing.”

“Tema ini menjadi landasan semangat kita bersama untuk membangun organisasi yang semakin solid, profesional dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga besar Minangkabau serta masyarakat Provinsi Kepri,” kata Dedi.

Sebelum proses pemilihan Ketua DPW IKM Kepri periode berikutnya dimulai, Ketua DPW IKM Kepri periode 2021-2026, Momon Faulanda Adinata, turut menyampaikan sambutannya.

Momon mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir, khususnya para tokoh masyarakat, tokoh adat, Niniak Mamak, alim ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang serta seluruh peserta Muswil.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Muswil sebagai momentum memperkuat persatuan, melestarikan nilai-nilai Minangkabau serta mewujudkan organisasi yang profesional, amanah dan berdaya saing.

Menurut Momon, persatuan yang dimaksud bukan hanya dalam menghadapi momentum politik seperti Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau ada kabar baik, kita saling mengundang dan saling mendatangi saudara-saudara kita. Kalau ada kabar buruk, tentu ketika ada saudara kita mengalami kemalangan, kita harus saling bahu-membahu membantu,” ujar Momon.

Muswil I DPW IKM Kepri Tahun 2026 turut dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh adat, Niniak Mamak, alim ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang serta seluruh peserta Muswil.

Usai rangkaian pembukaan, panitia Muswil I DPW IKM Kepri melanjutkan kegiatan dengan proses pemilihan Ketua DPW IKM Kepri untuk periode kepengurusan selanjutnya. (Rizal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *