TANJUNGPINANG, TUAHKEPRI – Wakil Ketua (Waka) I DPRD Kota Tanjungpinang, Novaliandri Fathir, secara tegas mengatakan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang segera bayar dana tunda bayar tahun anggaran 2023.
Fathir saat di hubungi media ini mengatakan, karena ini sudah memasuki triwulan pertama, tapi Pemko Tanjungpinang belum juga membayar dan masih berhutang dengan pihak ketiga.
” Saya udah dapat informasi anggaran transper pusat sudah masuk ke kas daerah pada bulan Maret 2024 ini. Jadi tidak perlu ditunda lagi apalagi sampai tidak dibayarkan, ” kata Fathir, Sabtu (16/3/2024).
Wakil rakyat ini meminta agar TAPD segera menyusun rencana Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang APBD. Dan juga seluruh OPD untuk percepat kerjasama agar tidak menimbulkan efek negatif berkelanjutan terhadap perekonomian di Tanjungpinang saat ini.
“Kami mendesak agar awal April sudah dibayarkan semuanya,” kata Politisi Partai Golkar ini.
Untuk diketahui dana tunda bayar Rp30 miliar kepada pihak ketiga tahun anggaran 2023.
Dikutip media Ulasan.co sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang, Zulhidayat, menjelaskan bahwa tunda bayar tersebut terjadi pada 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Tanjungpinang.
Menurut Zulhidayat, sejumlah OPD yang terdampak tunda bayar tersebut antara lain Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Perkim, Sekretariat Pemko, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), serta OPD lainnya. Total nilai tunda bayar mencapai lebih dari Rp30 miliar. (ZAL).








Komentar