TANJUNGPINANG, TUAHKEPRI– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau (Riau–Kepri) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan kelistrikan pascabencana di Provinsi Aceh.
Upaya ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab PLN dalam memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah terdampak bencana.
Pada penugasan tahap VI, PLN kembali memberangkatkan 31 personel tim bantuan teknis kelistrikan ke Aceh.
Pengiriman tim ini bertujuan untuk mempercepat proses normalisasi infrastruktur kelistrikan yang terdampak bencana, sehingga layanan listrik dapat segera pulih dan dinikmati oleh masyarakat.
Dengan penugasan tahap VI tersebut, total sebanyak 136 personel telah diterjunkan sejak tahap awal. Tim bantuan teknis ini terdiri dari pegawai PLN, anak perusahaan, serta mitra kerja PLN.
Seluruh personel dibekali kompetensi teknis yang memadai serta standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) guna memastikan proses pemulihan berjalan aman, efektif, dan andal.
General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, menyampaikan bahwa penugasan tim bantuan teknis dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik nasional, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.
“PLN berkomitmen untuk selalu hadir dan memberikan dukungan terbaik bagi masyarakat. Melalui sinergi sumber daya manusia, peralatan, serta koordinasi lintas unit, kami terus mendorong percepatan pemulihan kelistrikan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” kata Didik, Senin (29/12/2025).
Melalui kolaborasi seluruh insan PLN, anak perusahaan, dan mitra kerja, PLN memastikan kehadiran listrik yang andal sebagai fondasi penting dalam pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Aceh, sejalan dengan peran PLN sebagai penggerak pembangunan dan pelayanan publik. (Rizal).






Komentar