Siswa UN 2016 Melalui Sistim UNBK

Liputan khusus Tanjungpinang, Tuah Kepri –

Ujian Nasional mungkin sangat dinantikan oleh siswa untuk menentukan kelulusan. Namun sejak dua tahun terakhir ini ujian nasional, tidak menentukan kelulusan siswa. Kelulusan siswa itu dapat dilihat dari akumulasi nilai siswa selama menempuh pendidikan disekolah.Namun kelulusan siswa itu dapat dilihat dari akumulasi nilai siswa selama menempuh pendidikan disekolah.

Pada tahun 2016 pelaksanaan ujian Nasional dilaksanakan dengan sistim Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sedangkan untuk mata pelajaran yang diuji bagi sekolah menggunakan sistem UNBK dan akan dibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama jam 07.30-09.30 wib, sesi kedua 10.30 – 12.30 wib dan sesi ketiga 14.00-16.00 wib. Untuk SMA 3, jumlah siswa yang mengikuti UNBK sebanyak 154 siswa dari 2 jurusan IPA dan IPS. Waktu yang diberikan untuk menjawab soal selama 2 jam.

Ujian Nasional tingkat SMA berlangsung mulai 4 sampai 6 April 2016, dan UNBK SMA akan berlangsung mulaj 4 sampai 7 April, dan akan dilanjutkan lagi pada 11 sampai 12 April 2016. Sementara UN SMK dengan sistem UNBK dan UNBPK akan berlangsung mulai 4 sampai 7 April.

Dan pelaksanaan tahun ini ujian dengan sistim UNBK langsung kata Wali Kota (Wako) Tanjungpinang, H Lis Darmansyah dan Wakil Walikota (Wawako) Tanjungpinang, H. Syahrul, meninjau kesekolah-sekolah Senin (4/4) pagi, yang juga didampingi oleh didampingi Anggota DPR-RI Komisi III, Dwi Ria Latifah.

Kemudian Walikota dan Wakil berpesan memberi support kepada anak-anak yang ingin ujian, untuk tetap tenang dan konsentrasi dalan menjawab soal. Sementara Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul berpesan kepada seluruh anak-anak untuk mengisi soal-soal dengan benar dan teliti.

Selanjutnya pada hari sebelumnya Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menghadiri acara silaturahmi persatuan pensiunan pegawai pendidikan Batu Pahat Johor, Malaysia. Dan ia menyampaikan terimakasihnya atas sambutan hangat yang diberikan.

Karena sebagai rumpun melayu, kata Lis, rumpun melayu ini merupakan bangsa yang besar dan utuh yang mengedepankan etika serta moral dan norma agama.

“Melalui silaturahim ini, kita bisa lebih mempererat persaudaraan antar melayu Tanjungpinang dengan Batu Pahat. Karena hubungan yang baik ini sudah sejak lama terjalin,” kata Lis.

Narasi Foto: AFRIZAL

Komentar