'

Penyengat Harus Dibangun Embung Penampungan Air

Tanjungpinang, Tuah Kepri – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Hendy Amerta, mengatakan Pulau Penyengat harus dibangun Embung tempat wadah penampungan air.

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Hendy Amerta SH

“Karena melihat kondisi kemarau panjang saat ini dan khususnya untuk masyarakat di Pulau Penyengat yang sulit mendapatkan air bersih, harus segera dibangun Embung penampuan air, yang nanti berpungsi ketika sulit masyarakat mendapatkan air bersih, pada musim kemarau,” kata Hendy, Rabu (18/9/2019).

Air merupakan kebutuhan pokok dan unsur penting bagi semua makhluk hidup, tanpa air manusia tidak akan bertahan hidup lama. Bahkan air merupakan sumber daya yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup baik untuk memenuhi kebutuhannya maupun menopang hidupnya secara alami.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Wakil rakyat ini, tentu harus bekonsultasi pada pihak Pemerintah Daerah Kota Tanjungpinang, yaitu PUPR dan Bapelitbang.

” Berdasarkan hasil konsultasi ke PUPR dan Bapelitbang Kota Tanjungpinang, seperti untuk cara instan membangun sumur bor tidak memungkinkan dan hanya bisa digunakan untuk jangka panjang yaitu harus dibangun Embung wadah penampungan air atau memamfaatkan penyaluran Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) yang merupakan unit sistem desalinasi untuk merubah air laut menjadi air tawar yang ada saat ini,” ucapnya.

Untuk memuwujudkan hal tersebut khususnya untuk membangun Embung Penampunang air, sambung Politisi Partai PKS ini, untuk tahap pertama akan membuat perencanaan dan mendata lahan yang bisa dijadikan tempat pembangunan Embung.

“Untuk tahap pertama kita akan membuat perencanaan dan mendata lahan dulu,” ucap Hendy.

Ini salah satu contoh Embung wadah penampungan air

Selain membagun Embung kata dia, juga lokasi Embung bisa dijadikan tempat taman wisata di Pulau Penyengat.

“Tentunya ini perlu koordinasi dan juga dukungan dari pihak pemerintah daerah. Namun bagaimanapun nanti untuk mewujudkan hal tersebut, tetap harus koordinasi dan apa solusi yang terbaik untuk mengatasi masalah air ini, ” katanya.

Sementara saat ini masyarakat Pulau Penyengat akibat kemarau panjang yang sulit mendapatkan air, kata dia, terpaksa antri disumur – sumur yang ada yang menjadi andalan masyarakat Penyengat.

“Alhamdulillah, memang saat ini masyarakat dapat bantuan air bersih dari Pemprov dan BPBD melalui sampan balang.Tapi, itu pun terasa masih kurang,” katanya.

Sementara tanggapan Plt Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto, yang dikutip dari media Antara menyatakan solusi yang bisa pemerintah lakukan untuk sementara ini adalah mengantar air dari Tanjungpinang ke Pulau Penyengat dengan menggunakan transportasi laut.

“Tapi masyarakat harus menjemputnya di pelantar. Jika lihat kondisi sumur memang sudah kering,” kata Isdianto.

Secara teknis, lanjut Isdianto, dia akan segera memerintahkan stafnya atau pihak yang berkaitan untuk mengatur pendistribusian air tersebut.

“Teknisnya segera kita atur, yang penting masyarakat Penyengat dapat air bersih. Setelah itu baru kita pikirkan untuk jangka menengah dan jangka panjangnya,” ucapnya. (ZAL).

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Penyengat Harus Dibangun Embung Penampungan Air"