Lembaga Penyiaran Kepri Permudah Akses Informasi Publik

TANJUNGPINANG, TUAHKEPRI – Keberadaan Lembaga Penyiaran (LP) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah mempermudah akses informasi bagi publik. Masyarakat kini dapat dengan mudah memperoleh informasi melalui Radio, Televisi, maupun Televisi Berlangganan atau Televisi Kabel.

Komisioner KPID (Kepri) Tito Suwarno menyampaikan,
masyarakat di wilayah ini bisa mendapatkan informasi yang akurat dan cepat tentang berbagai isu yang terjadi baik di pusat maupun daerah.

“Informasi tersebut diterima langsung di tengah-tengah kehidupan masyarakat di perbatasan, khususnya di Kepulauan Riau, ” kata Tito, Kamis (4/7/2024).

Lembaga Penyiaran yang tersebar di wilayah Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga, Anambas, dan Natuna memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Mereka bisa mengakses berbagai informasi mulai dari ekonomi bisnis, pembangunan, pariwisata, sosial, budaya, politik, hingga hiburan, olahraga, dan pendidikan, ” ucapnya.

Keberadaan LP di Kepri ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang tinggal di pulau -pulau terpencil dan hinterland. Kepri, dengan kondisi geografisnya yang terdiri dari banyak pulau, membutuhkan komunikasi yang efektif untuk menghubungkan masyarakatnya.

“LP berperan penting dalam menyatukan negeri dan menghapus keterisolasian, “kata Tito.

Kepulauan Riau yang berada di perbatasan NKRI memainkan peran krusial dalam menyatukan negeri. Dengan banyaknya pulau kecil yang tersebar di perairan, komunikasi dan penyiaran menjadi sarana utama untuk menghubungkan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terpencil.

Salah satu peran utama penyiaran adalah menyediakan akses informasi yang penting bagi penduduk setempat. Melalui radio, televisi, dan media lainnya, penduduk dapat memperoleh berita, informasi cuaca, informasi pemerintahan, dan berbagai informasi lainnya yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka. Hal ini sangat vital mengingat kondisi geografis kepulauan yang memisahkan pulau-pulau dan membuatnya sulit untuk berkomunikasi secara langsung.

Selain itu, kata dia, penyiaran juga berperan dalam melestarikan budaya lokal. Dengan mengudara kan lagu-lagu daerah, cerita-cerita tradisional, dan acara-acara budaya lainnya, penyiaran membantu mempertahankan identitas budaya masyarakat Kepulauan Riau. Ini juga dapat menjadi alat untuk mengedukasi generasi muda tentang warisan budaya mereka.

“Secara keseluruhan, keberadaan Lembaga Penyiaran di Kepulauan Riau tidak hanya mempermudah akses informasi, tetapi juga memainkan peran penting dalam menyatukan dan memperkuat kohesi sosial di antara masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terpencil, “ucapnya.

Editor : Rizal.

Komentar