TANJUNGPINANG, TUAHKEPRI- Ketua Umum Ikatan Keluarga Tanah Datar (Ketum IKTD) Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Yuherman melantik Ketua IKTD Kota Tanjungpinang Elfi Edison dan pengurus masa bakti 2026-2030.
Selain pelantikan pengurus IKTD Kota Tanjungpinang, juga dilakukan pelantikan pengurus Gema IKTD Tanjungpinang dan Limpapeh Rumah Gudang masa bakti 2026-2030 yang dilakukan oleh Ketua IKTD Kota Tanjungpinang, Elfi Edison, Sabtu, (5/9/2026).
Ketum DPP IKTD Yuherman, menyampaikan bahwa keberadaan IKTD di berbagai daerah di Indonesia diharapkan dapat menjadi wadah bersama bagi seluruh masyarakat Minang, khususnya para perantau asal Tanah Datar.
“Dengan satu tangan, kita ingin mewujudkan IKTD sebagai rumah bersama, bukan hanya untuk pengurus atau kelompok tertentu, tetapi untuk seluruh warga Minang yang ada di Tanjungpinang,” kata Yuherman.
Ia menjelaskan, pembentukan organisasi perantau Tanah Datar berawal dari gagasan untuk menyatukan masyarakat asal Tanah Datar yang berada di berbagai daerah, mulai dari Sabang hingga Merauke. Dalam perkembangannya, organisasi ini terus berkembang dan dikenal dengan nama Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD).
Menurutnya, sejak dibentuk hingga saat ini, IKTD terus berkembang dan telah memiliki sekitar 44 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia. Bahkan, perkembangan organisasi tersebut terus bertambah hingga Mei 2026.
Bahkan Yuherman mengatakan, IKTD juga terus membangun komunikasi dan menjalin sinergi dengan pemerintah daerah. Hal tersebut dinilai penting agar keberadaan organisasi perantau dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Ia juga menyampaikan bahwa DPP IKTD telah merencanakan pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) DPP IKTD yang rencananya akan digelar pada Oktober 2026. Rencana tersebut mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, dari hasil diskusi tadi, Pak Bupati, Pak Ketua, Insyaallah pada bulan Oktober nanti telah merestui kita untuk menyelenggarakan Raker DPP IKTD di Batusangkar,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Yuherman juga meminta dukungan dan bimbingan dari Wali Kota Tanjungpinang terhadap para perantau Minang yang tergabung dalam IKTD.
“Kami meminta kepada Pak Wali Kota Tanjungpinang untuk membimbing anak rantau, khususnya urang Minang yang ada di Tanjungpinang. Kami berharap hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat perantau dapat terus terjalin dengan baik. Kemudian izin kami ingin membangun rumah gadang di kota Tanjungpinang pak Wali,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ia juga menyampaikan kata luar biasa kepada urang perantau minang, melihat kekompakan dan kerukunannya sampai sekarang itu masih tetap terjaga.
Sementara Bupati Tanah Datar Sumatra Barat, Eka Putra menyampaikan, kata luar biasa kepada urang perantau minang melihat kekompakan dan kerukunannya sampai sekarang itu masih tetap terjaga.
“Untuk itu saya meminta kepada Pak Walikota menitip warga kami yang ada di sini, baik yang masih menganggur bisa dapat pekerjaan, yang sudah menjadi pegawai bisa punya jabatan. Intinya kami perantau IKTD Tanjungpinang siap dan support program- program Pak Walikota dan pak wakil di kota Tanjungpinang, ” ucap Bupati.
Kemudian Bupati dihadapan Walikota Tanjungpinang dan juga tamu udangan yang lainya, ia mengabarkan di kampung halaman, Alhamdulillah kondisi sudah membaik pasca bencana alam banjir bandang. Dan juga Alhamdulillah begitu juga dengan jembatan sudah dibangun dan jalan-jalan putus sudah mulai disambung lagi.
“Buat Ketua yang baru dilantik, selamat menjalankan amanah dan pesan saya banyak bersabar karena di organisasi sosial tentu banyak saran dan masukkan kritikan. Kami berharap pengurus yang baru untuk banyak bersabar rangkul semua warga kita yang ada di sini, baik yang kalangan bawah maupun kalangan atas itu sama karena kita di perantauan jadi satu kesatuan di bawah naungan IKTD Tanjungpinang, “ucapnya.
Sekali lagi ia mengucapkan selamat pada pak ketua dan pengurus, terima kasih pak ketua sudah luar biasa. “Insyaallah besok juga akan meletakkan batu pertama untuk pembangunan rumah Gadang di Kota Tanjungpinang. Mohon izin bapak wali, mohon berkenan kami mendirikan rumah gadang Minangkabau di kota bapak, ” katanya. (Rizal).
