'

Apriyandy : Minta BKPSDM Tanjungpinang Sampaikan Secara Terbuka Terima PTT, Jangan Diam Diam

Tanjungpinang, Tuah Kepri – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, harus sampaikan secara terbuka dan transparan atas dugaan penerimaan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di sejumlah OPD Pemko Tanjungpinang secara diam – diam.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Tanjungpinang, M. Apriyandy, S.IP., MM

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Tanjungpinang, M. Apriyandy, S.IP., MM

“Saya tegaskan dan minta kepada BKPSDM Tanjungpinang, untuk proses penerimaan PTT harus terbuka dan transparansi dan jangan diam – diam hanya titipan saja,” kata anggota Komisi 1 DPRD Kota Tanjungpinang, M Apriyandy, Selasa (11/2/2020).

Karena dalam hal ini, kata Apriyandy yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD Tanjungpinang, untuk  perekrutan penerimanan PTT, DPRD Tanjungpinang bukan melarang, selagi memang di butuhkan dan tdak membebani anggaran itu tidak ada masalah.

“Minggu yang lalu saya baru habis konsultasi ke Kemenpan RB bersama rombongan komisi 1 DPRD Kota Tanjungpinang. Hasil konsultasi, untuk proses perekrutan PTT ini tdak masalah selagi memang di butuhkan dan tdak membebani anggaran. Yang di persoalkan adalah perekrutan ini seharusnya jangan diam diam,” ucap Andy.

Seharusnya kata Andy, beri kesempatan yang sama bagi putra putri daerah tempatan yang lainnya untuk bisa menjadi PTT.

“Artinya kami cuma minta kalau ada rekrutmen di lakukan secara terbuka jangan diam – diam. Nanti kalau saya buka semua kan gk etis. Makanya lebih baik BKPSDM yang menjelaskan,” kata Andy.

Lanjut kata dia, silahkan melakukan penerimaan, tapi ia minta juga berikanlah penerimaan yang terbuka, jangan diam – diam titipan saja.

Kita Ingin Bersihkan Isu- Isu Negatif Terhadap Pemko

“Akibat penerimaan diam diam ini, nanti jadi omongan masyarakat, karena masyarakat menilai PTT itu khusus untuk orang orang dekat pejabat saja. Maka dari itu, kita bukan melarang penerimaan, hanya kita ingin membersihkan isu- isu negatif terhadap pemko, kalau ingin masyarakat di buat terbuka, kan lebih fair jadinya, dan masyarakat pun merasakan anak – anaknya bisa kerja di pemko dengan ketentuan dan regulasi yang sesuai aturan tentunya,” tegas Andy.

Sementara saat ditayakan berapa jumlah PTT yang diterima secara diam – diam dan tidak transparan, kata Andi, ia tidak etis menyebutkannya.

” Kalau jumlah nya itu saya nggak etis lah menyebutnya, saya cuma minta BKD terbuka. Ini kan untuk memperbaiki citra pemko juga di masyarakat,” katanya.

Dampak penerimaam PTT baru secara diam diam ini, akhirnya DPRD Tanjungpinang membuka Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama bersama BKPSDM), OPD, Lurah dan Camat, Senin (10/2/2020) di aula ruang rapat DPRD. Dan Komisi 1 DPRD Tanjungpinang memanggil BKPSDM untuk menjelaskan.

Kemudian saat di tanyakan lagi,
apakah ada titipan oknum Dewan DPRD Tanjungpinang yang memasukan PTT di sejumlah OPD Tanjungpinang, kata dia, ia tak tahu. (ZAL).

Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Apriyandy : Minta BKPSDM Tanjungpinang Sampaikan Secara Terbuka Terima PTT, Jangan Diam Diam"