TANJUNGPINANG, TUAHKEPRI-
Organisasi Minang Sumatera Barat (Sumbar) se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) I pada Minggu, 11 Mei 2025, bertempat di Hotel Pacific Palace, Kota Batam.
Mubes ini dalam rangka membentuk organisasi bernama Payung Panji organisasi induk ditingkat Provinsi Kepri sebagai wadah pemersatu seluruh organisasi Minang yang ada di wilayah Kepri.
Kegiatan Mubes ke I organisasi Minang ini, insyaAllah akan dibuka oleh Gubernur Provinsi Kepri H.Ansar Ahmad. Selain itu juga mengundang Gubernur Sumatera Barat, Walikota dan Bupati se- Kepri, FKPD dan seluruh tokoh masyarakat Minang yang ada di Provinsi Kepri.
Ketua pelaksana kegiatan, H. Nurman HMN, menjelaskan, bahwa selama ini organisasi masyarakat Minang di Kepri hanya berbentuk kelompok- kelompok paguyuban yang tersebar di tingkat kabupaten dan kota Organisasi-organisasi tersebut tergabung dalam Ikatan Kelompok Paguyuban Minang (LUHAK/IK).

Adapun organisasi yang tergabung sebagai peserta dengan hak suara dalam Mubes terdiri dari :
1. Perserikatan Sosial Minang Maimbau Kota Tanjungpinang.
2. Ikatan Keluarga Sumatera Barat Kota Batam.
3. Perkumpulan Minang Sakato Kabupaten Bintan.
4. Ikatan Keluarga Minang Saiyo Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan.
5. Persatuan Keluarga Sumatera Barat Kabupaten Karimun.
6. Ikatan Keluarga Sumatera Barat Kundur Kabupaten Karimun.
7. Himpunan Keluarga Minang Sakato Kabupaten Natuna.
8. Ikatan Keluarga Sumatera Barat Kabupaten Lingga.
9.Ikatan Keluarga Sumatera Barat Kabupaten Kepulauan Anambas.
” Dari serangkaian pertemuan dan melalui rapat khusus yang digelar pada 25 Desember 2024 di Batam, disepakati untuk membentuk organisasi tingkat provinsi sebagai wadah pemersatu yang kami sebut Payung Panji,” ungkap H. Nurman, Selasa (6/5/2025).
Lebih lanjut H. Nurman yang juga Ketua DPW PKDP Kepri ini, menyampaikan tujuan kegiatan Mubes Organisasi Minang / Sumatera Barat se Provinsi Kepulauan Riau adalah, membentuk payung panji organisasi induk ditingkat Provinsi Kepri),sebagai wadah perekat atau pemersatu organisasi Minang se Provinsi Kepri. Kemudian menentukan nama organisasi, dan memilih ketua umum dan menetapkan susunan pengurus periode 2025 – 2030.
“Kami berharap acara ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. Ini adalah langkah besar dalam menyatukan seluruh elemen masyarakat Minang di Kepulauan Riau,” ucap H Nurman. (Rizal).










Komentar