TANJUNGPINANG, TUAHKEPRI– Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Kota Tanjungpinang akan menggelar pengukuhan Pengurus IKTD Tanjungpinang, Gema IKTD Tanjungpinang dan Limpapeh Rumah Gadang untuk masa bakti 2026-2030, Sabtu, 5 September 2026.
Pengukuhan tersebut akan dilaksanakan di Pinang Harmoni, Jalan DI Panjaitan Kilometer 6, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan, kebersamaan, serta peran masyarakat Minangkabau yang tergabung dalam organisasi IKTD di Tanjungpinang.
Tema kegiatan pengukuhan tersebut “Barek Samo Dipikua, Ringan Samo Dijinjiang”, yang mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi.
Selain itu, nilai adat Minangkabau juga menjadi landasan dalam perjalanan organisasi melalui falsafah:
“Kailia Sarangkuah Dayuang, Kamudiak Saantak Galah, Anak Dipangku Kamanakan Dibimbiang.”
Falsafah tersebut mengandung makna pentingnya kebersamaan dalam menjalankan tanggung jawab, menjaga keluarga, membimbing generasi muda, serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, Joni Hendra Putra mengatakan pengukuhan pengurus masa bakti 2026-2030 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan menyatukan seluruh unsur keluarga besar warga Tanjungpinang yang berasal dari Tanah Datar Sumatera Barat.
Menurut Joni, IKTD memiliki peran penting sebagai wadah silaturahmi masyarakat Tanah Datar dan Minangkabau yang berada di perantauan, khususnya di Kota Tanjungpinang.
“Melalui pengukuhan ini, kami berharap seluruh pengurus yang diberi amanah dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan dan bersama- sama membesarkan organisasi,” ujar Joni Hendra.
Ia mengatakan, semangat yang diangkat dalam tema pengukuhan harus menjadi pedoman bagi seluruh pengurus dan anggota dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Kebersamaan, menurutnya, menjadi kekuatan utama organisasi dalam membangun hubungan yang harmonis antarsesama perantau Minangkabau maupun dengan seluruh elemen masyarakat di Tanjungpinang.
Sementara itu, Sekretaris DPD IKTD Tanjungpinang Sony Chaniago menambahkan, Ia berharap kepengurusan IKTD Tanjungpinang, Gema IKTD Tanjungpinang, dan Limpapeh Rumah Gadang masa bakti 2026-2030 dapat melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapan kami, organisasi ini semakin solid, semakin besar, dan mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh keluarga besar IKTD. Kami juga ingin generasi muda terus dilibatkan agar nilai adat, budaya, dan semangat kebersamaan Minangkabau tetap terjaga,” katanya.
Selain memperkuat internal organisasi, IKTD Tanjungpinang diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan kemasyarakatan di Kota Tanjungpinang.
Keberadaan organisasi paguyuban daerah, menurut Sony, memiliki peran strategis dalam menjaga nilai budaya sekaligus mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kepulauan Riau.
Pengukuhan Pengurus IKTD Tanjungpinang juga melibatkan unsur Gema IKTD sebagai representasi generasi muda serta Limpapeh Rumah Gadang yang memiliki peran penting dalam menjaga nilai, adat dan budaya Minangkabau.
Sinergi tiga unsur tersebut diharapkan mampu menciptakan organisasi yang kuat, inklusif dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan pengukuhan ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak dan pelaku usaha, di antaranya Mr. Blitz, PT SSG, Saka Aren, PT Merdeka Forza Bintan, RM Putri Minang, RM Putra Minang, RM Salero Basamo, RM Cahaya Baru, RM Saraso, Sarapan Pagi Upik, Nasi Goreng Uda, RM Anak Minang, dan RM Tanjung Jaya.
Dukungan tersebut menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan masyarakat dan pelaku usaha dalam menyukseskan agenda penting keluarga besar IKTD Tanjungpinang.
Pengukuhan Pengurus IKTD Tanjungpinang masa bakti 2026-2030 diharapkan menjadi titik awal lahirnya energi baru bagi organisasi untuk semakin solid dan berkontribusi bagi masyarakat.
Dengan semangat “Barek Samo Dipikua, Ringan Samo Dijinjiang”, keluarga besar IKTD Tanjungpinang diharapkan terus menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, melestarikan adat dan budaya Minangkabau, serta bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi sekarang dan mendatang.
Pengukuhan Pengurus IKTD Tanjungpinang bukan hanya tentang pergantian kepengurusan, tetapi juga tentang melanjutkan amanah, menjaga identitas, dan menguatkan persaudaraan di tanah perantauan.
Pada kesempatan itu, Sony menghimbau segenap warga Tanjungpinang yang berasal dari Tanah Datar, untuk dapat meramaikan agenda tersebut.
“Panitia juga menghadirkan artis dari Ranah Minang An Roy untuk memeriahkan acara. Untuk itu, kami mengundang segenap warga Minang di Tanjungpinang untuk dapat hadir pada acara ini.” ucap Sony. (Red).
