TANJUNGPINANG, TUAHKEPRI– Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Aris Munandar, menyampaikan data hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah dihimpun dari seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayahnya Kepulauan Riau.
Aris mengatakan, pendataan hewan kurban dilakukan sebagai bentuk kesiapan jajaran pemasyarakatan dalam menyambut Hari Raya Iduladha sekaligus mendukung pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan pemasyarakatan.
“Penyembelihan hewan kurban ini selain sebagai bentuk keimanan dan ketakwaan, juga merupakan wujud kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus meringankan beban masyarakat membutuhkan,” kata Aris, Rabu +27/5/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, Kantor Wilayah Ditjenpas Kepri sebanyak 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing untuk kurban tahun ini.
Sementara itu, Lapas Perempuan Batam mencatatkan jumlah hewan kurban sebanyak 3 ekor sapi, 3 ekor kambing, dan 2 ekor domba. Untuk Bapas Batam serta Bapas Tanjungpinang dilaporkan nihil hewan kurban.
Di Lapas Kelas IIA Tanjungpinang 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Sedangkan Rutan Kelas I Tanjungpinang menjadi UPT dengan jumlah hewan kurban terbanyak di Tanjungpinang, yakni 10 ekor sapi dan 12 ekor kambing.
Selanjutnya, Lapas Kelas III Dabo Singkep 1 ekor kambing. Rutan Tanjungbalai Karimun 2 ekor sapi dan 7 ekor kambing untuk kurban tahun ini.
Kemudian, LPKA Batam 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Lapas Kelas IIA Batam 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing, sementara Rutan Batam 7 ekor sapi dan 15 ekor kambing.
Adapun Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing untuk pelaksanaan kurban Iduladha tahun ini.
Aris berharap, pelaksanaan kurban ini dapat semakin mempererat semangat kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
“Semoga semangat Idul Adha dapat memperkuat ikatan kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua,” ucapnya. (Rizal).






Komentar