2.573 Napi Di Kepri Belum DPT

Politik156 views

Tanjungpinang, Tuah Kepri – Sebanyak 2.573 orang narapida Lapas dan Rutan di wilayah Provinsi Kepri, belum terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

” Dari total 3.506 orang napi statusnya masih Daftar Pemilih Sementara (DPS), yang baru terdaftar menjadi DPT hanya 933 orang, sisanya sekitar 2.573 orang atau sekitar 63 persen, statusnya belum DPT, ” kata Kepala Bidang Kesehatan, Keamanan, Perawatan Narapidana/ Tahanan dan Pengelolaan Benda Sitaan dan Barang Rampasan Negara pada Kanwil Kemenkumham Kepri, Omo Suratmo, pada saat sosialisasi DPTb dan DPK oleh KPU Kepri, Kamis (17/1/2019) di Hotel CK Tanjungpinang.

Maka dari itu, kata Omo, pada sosialisasi ini pihaknya menyampaikan kepada KPU Kepri, agar mereka para napi bisa di tetapkan menjadi DPT untuk mengunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019

“Kami sudah menyampaikan kepada KPU agar sisa 2.573 orang napi bisa terdaftar di DPT di Lapas dan Rutan diwilayah seluruh Kepri tempat mereka memilih,” ucapnya.

Tapi katanya, ia dapat kabar dari Kementrian Hukum dan Ham dan Dirjen Kependudukan Pusat, pada hari di seluruh Indonesia akan mengirikan alat perekam KTP dan mendata ke seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia.

“Dengan cara tulis nama dan alamat, maka keluar, apakah napi tersebut sudah ada KTP atau belum dan setelah itu bisa didata kembali. Bahkan pada hari ini, pak Gubernur akan melihat langsung alat perekaman KTP tersebut di Lapas Narkotika,” ucapnya.

Komisioner Divisi Hukum, KPU Provinsi Kepri, Widiyono Agung Sulityo terkait daftar pemilih di Lapas dan Rutan di Provinsi Kepri, mengatakan memang saat menjadi perhatian KPU Kepri.

“Kami agak kesulitan ketika mendapat data para Napi, karena identitas KTP mereka tidak ada,” kata Agung.

Begitu juga dikatakan Komisioner KPU Kepri Devisi Program dan Data, Priyo Handoko, daftar pemilih di Lapas dan Rutan di Provinsi Kepri, menjadi perhatian dan salah satu merupakan fokus KPU Kepri.

“Memang napi di Lapas dan Rutan yang belum terdaftar untuk mengunakan hak pilih di Pemilu 2019, menjadi fokus utama kami. Dan kami saat ini terus mendata dan terus berkoordinasi KPU didaerah 7 Kabupaten Kota di Provinsi Kepri, agar para Napi mengunakan hak pilihnya,” kata Priyo. (ZAL).

Komentar