TANJUNGPINANG, TUAHKEPRI -Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menyapa hangat warga Kampung Tua Tanjung Sengkuang dalam kegiatan silaturahmi yang berlangsung pada Minggu (30/06/2024).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rutinitas Gubernur Ansar dalam mendengar dan menggali kebutuhan masyarakat secara langsung.
Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyebarluaskan berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang telah dilaksanakan, dengan harapan masyarakat dapat mengetahuinya dan memanfaatkannya secara optimal.
“Mudah-mudahan silaturahmi ini membawa kita keberkahan. Semoga dengan bersilaturahmi bisa memperpanjang umur,” ujar Gubernur Ansar yang disambut positif oleh warga yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, warga Kampung Tua Tanjung Sengkuang menyampaikan keluhan terkait status lahan yang mereka tempati. Sebagai kampung tua, warga berharap dapat memperoleh hak milik atas tanah yang telah mereka tinggali selama bertahun-tahun.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Ansar mengakui bahwa masalah lahan merupakan persoalan yang esensial.
“Persoalan yang paling esensial di sini adalah persoalan status lahan. Nanti kita akan surati BP Batam dan Menko Perekonomian untuk mencarikan solusi terbaik,” katanya.
Usai di Kampung Tua Tanjung Sengkuang, silaturahmi berlanjut ke Perumahan Griya KPN. Di sini, Gubernur Ansar kembali memaparkan program-program pemerintah provinsi mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga infrastruktur.
“Kami baru saja meresmikan rumah sakit jiwa di Tanjung Uban. Ini penting untuk menangani perawatan orang yang kecanduan narkoba dan masalah kejiwaan lainnya. Hal ini saya sampaikan di setiap tempat yang saya kunjungi,” jelas Gubernur Ansar.
Ia juga menyoroti layanan pasang ring jantung yang kini tersedia di RSUD Provinsi dengan dua dokter spesialis jantung muda asli Kepri.
Selain itu, Gubernur Ansar bangga menyampaikan prestasi Kepri dalam hal toleransi beragama. “Tahun 2022, Kepri dinobatkan sebagai provinsi terbaik pertama tingkat toleransi dan moderasi agamanya se-Indonesia. Kepri ini heterogen, tapi alhamdulillah kita tidak pernah konflik horizontal.”
Dalam bidang pendidikan, mulai Juli mendatang, SPP untuk anak SMA, SMK, dan SLB negeri akan digratiskan. “Kita juga membantu transportasi gratis untuk anak-anak sekolah di pesisir dan daratan yang kurang mampu,” tambahnya.
Gubernur Ansar juga memaparkan program pinjaman modal usaha tanpa bunga 0% bekerja sama dengan Bank Riau Kepri Syariah. “Dengan pinjaman hingga 40 juta rupiah, kita berharap bisa membantu UMKM kita berkembang,” ujarnya.
Pembangunan infrastruktur juga menjadi fokus. “Pembangunan jembatan Batam-Bintan terus kita gesa. Nantinya, ini akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia,” kata Gubernur Ansar dengan bangga.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini dihadiri berbagai tokoh masyarakat, mulai dari ketua yayasan, imam masjid, hingga ketua RT dan RW setempat. Kehadiran mereka menambah arti penting silaturahmi ini sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Sebelum mengakhiri kunjungannya, Gubernur berpesan, “Membangun negeri ini, kita tidak bisa sendiri. Harus bersama-sama, tidak melihat agama, latar belakang budaya. Kita harus bersatu.” Pesan yang menggetarkan hati dan meninggalkan kesan mendalam bagi warga yang hadir. (AL).
Editor : Rizal.









Komentar