Biaya Bertambah Belajar Sistem Online Dimasa Covid-19

TANJUNGPINANG, Tuah Kepri – Belajar online dengan sistem daring yang diterapkan dimasa Covid -19, dikeluhan para orang tua murid karena biaya yang dikeluarkan bertambah untuk beli paket internet.

Orang Tua Siswa Datangi Kedai Kopi Dapatkan Internet Gratis Untuk belajar anaknya

Selain bertambahnya biaya yang dikeluarkan oleh orang tua siswa atau murid, juga ditemukan kendala saat belajar. Seperti aplikasi yang disediakan saat mengisi jawaban pertanyaan kepada siswa bermasalah.

Hal ini disampaikan orang tua murid, IN, Kamis (7/8/2020) kepada media ini. Ia mengatakan sangat setuju ketika dimasa Covid 19 ini, siswa belajar dirumah dengan sistem online untuk menghindari dan memutus mata rantai Covid -19.

“Tapi, masalahnya saat belajar aplikasi yang disediakan saat mengisi jawaban pertanyaan kepada siswa bermasalah. Karena jawaban yang di isi murid jawabannya salah semua. Padahal kita udah cek jawabannya benar dan permasalahan ini sudah kita sampaikan kepihak sekolah,” katanya.

Dan jawaban pihak sekolah, kata IN aplikasinya bermasalah dan orang tua murid mengatakan diharap bersabar.

Selain ada kendala diaplikasi, juga kata orang tua murid lainnya, Revi belajar online dengan sistem daring dimasa Covid -19, juga dikeluhkan orang tua siswa karena biaya yang dikeluarkan orang siswa bertambah untuk membeli paket internet.

“Biasanya dalam sebulan biaya dikeluarkan beli paket internet hanya Rp 50.000, namun belajar dimasa Covid 19 sistem online ini, juga mengeluarkan biaya tambahan lagi untuk beli paket internet agar belajar berjalan lancar,” kata orang siswa.

Bahkan untuk mengurangi biaya beli paket internet, para orang tua murid terpaksa mencari atau pergi ke kedai kopi untuk mendapatkan internet gratis dan itupun harus mengeluarkan biaya lagi

“Tentu jalan yang ditempuh oleh orang tua siswa, bukan suatu solusi. Pertayaanya bagaimana kalau masyarakat atau orang tua yang tidak mampu dan juga tidak mempunyai alat komunikasi HP Android belajar dengan sistem online ini,” ucapnya.

Melihat kendala ini, seharusnya pihak Pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, memikirkan bagaimana cara supaya siswa tetap belajar dirumah tanpa ada kendala dengan sistem online dimassa Covid- 19. Terus apa inovasi atau solusi dari Dinas pendidikan sendiri untuk belajar dengan sistem online agar lancar dengan tidak menambah biaya lagi. (ZAL).

Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Biaya Bertambah Belajar Sistem Online Dimasa Covid-19"