TUAHKEPRI– Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati, mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kota Makassar dalam mendigitalisasi sistem perizinan investasi, khususnya di sektor kesehatan dan jasa boga.
Digitalisasi tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat standarisasi klinik, laboratorium gizi, serta unit penyedia pangan sehat dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang tengah digalakkan pemerintah.
Apresiasi itu disampaikan Khairul Hidayati saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Makassar guna meninjau kesiapan infrastruktur pendukung penguatan gizi masyarakat.
Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar, berbagai inovasi telah diterapkan, di antaranya aplikasi SOLATA’ BOSS dan pemanfaatan AI Chatbot. Inovasi tersebut mampu memangkas birokrasi perizinan mandiri (non-OSS) serta memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha di bidang kesehatan dan pemenuhan gizi.
Khairul menegaskan, integritas sistem perizinan di daerah menjadi kunci utama dalam menjamin keamanan pangan dan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi transparansi perizinan melalui sistem digital yang diterapkan di Makassar. Kepastian izin yang bebas dari praktik pungli sangat krusial bagi mitra kami di daerah agar mereka dapat fokus sepenuhnya pada standarisasi gizi tanpa terhambat kendala administratif yang berbelit,” kata Hida di Makassar, dikutip di Web BGN, Kamis (2/4/2026).
Lanjut Hida menekankan, kemudahan akses izin operasional bagi tenaga kesehatan dan laboratorium gizi akan berdampak langsung pada keberhasilan pemantauan status gizi masyarakat secara akurat.
“Digitalisasi perizinan yang akuntabel di Makassar menjadi role model bagi daerah lain. Dengan sistem yang bersih dan cepat, ketersediaan fasilitas kesehatan serta laboratorium gizi yang terstandarisasi dapat terakselerasi demi memastikan setiap anak dan keluarga mendapatkan akses pangan serta layanan kesehatan berkualitas,” ucapnya.
Keberadaan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang modern di Makassar City Gallery (MGC) juga memfasilitasi integrasi layanan yang mendukung ekosistem investasi di sektor- sektor strategis pendukung ketahanan pangan dan gizi nasional. (Rzl).






Komentar