TANJUNGPINANG, TUAHKEPRI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, menyatakan tidak ada korban jiwa akibat musibah bencana alam hujan lebat yang melanda Kota Tanjungpinang yang terjadi pada Jumat (1/1/2021) hingga Sabtu (2/1/2021) kemarin.
Hal itu disampaikan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, melalui Sekretaris Andhika Oktoronanda, Senin (4/1/2021).
“Tidak ada korban jiwa,” kata Andhika kepada media ini.
Ia menyampaikan, data sementara ada sebanyak 1.108 Kepala Keluarga (KK) atau 3.210 jiwa di 4 Kecamatan di Kota Tanjungpinang, yang terkena dampak akibat bencana alam hujan lebat dan longsor.
“Dari jumlah 1.108 KK atau 3.210 jiwa yang terkena dampak di 18 Kelurahan yang ada di 4 Kecamatan yang ada di Kota Tanjungpinang, untuk total jumlah yang terkena dampak banjir ada sekitar 772 rumah di 44 kejadian atau titik banjir. Sementara terkena dampak longsor ada sekitar 27 rumah, ” ucapnya.
Lanjut dikatakan Andhika, tidak hanya banjir dan tanah longsor, bahkan ada pohon tumbang dan juga ada 6 kejadian bencana lain yang menimpa masyarakat Tanjungpinang.
“6 kejadian lain itu kita rinci ada pohon tumbang, rumah terendam air, drainase tidak berfungsi dan akses jalan putus,” katanya.
Andhika menambahkan, bencana alam yang menimpa Kota Tanjungpinang di 4 kecamatan tersebut, yakni Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Kota, Bukit Bestari dan Tanjungpinang Timur.
“Rata rata hampir di semua kecamatan kita terkena bencana dan baru kali secara bersamaan terkena musibah,” ucapnya
Selanjunya kata Andhika, BPBD Kota Tanjungpinang terus mendata warga yang menjadi korban bencana. “Semoga musibah ini cepat berlalu,” harap Andika. (ZAL).






Komentar