BATAM, TUAHKEPRI – Bea Cukai Batam mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 melalui penguatan penerimaan negara, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta optimalisasi pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Bea Cukai Batam melalui Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Octavia, dalam siaran pers yang diterima media ini, Rabu (7/1/2026).
Evi mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 nilai barang hasil penindakan Bea Cukai Batam mencapai Rp243,21 miliar dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp61,91 miliar.
“Kinerja ini mencerminkan komitmen Bea Cukai Batam dalam menjalankan fungsi sebagai revenue collector, trade facilitator, dan community protector secara seimbang,” ujarnya.
Penerimaan Negara Lampaui Target.
Sepanjang tahun 2025, Bea Cukai Batam berhasil merealisasikan penerimaan negara sebesar Rp938,79 miliar atau mencapai 157,90 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp594,55 miliar.
Rincian penerimaan tersebut terdiri dari Bea Masuk sebesar Rp401,84 miliar, tumbuh 3,39 persen dibandingkan tahun 2024. Bea Keluar tercatat sebesar Rp463,31 miliar dengan pertumbuhan signifikan mencapai 146,1 persen. Sementara penerimaan dari cukai mencapai Rp73,65 miliar atau tumbuh 93,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Evi menjelaskan, capaian tersebut didukung oleh berbagai extra effort melalui instrumen penegakan administrasi kepabeanan dan cukai.
Sepanjang 2025, penerimaan dari Surat Penetapan Tarif dan Nilai Pabean (SPTNP) tercatat sebesar Rp42,25 miliar. Selain itu, penerimaan dari Surat Penetapan Kembali Tarif dan/atau Nilai Pabean (SPKTNP) mencapai Rp4,69 miliar, serta melalui mekanisme Ultimum Remedium sebesar Rp7,01 miliar.
Pelayanan Publik Terus Meningkat.
Dari sisi pelayanan, Bea Cukai Batam menunjukkan kinerja yang konsisten dan optimal. Hal ini tercermin dari Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang berada pada kategori “Sangat Baik” dengan nilai 3,68 dari skala 4. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatatkan indeks 3,62.
Sebagai upaya memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan pengguna jasa, Bea Cukai Batam juga melaksanakan 107 kegiatan Customs Visit Customer (CVC) serta 123 kegiatan audiensi sepanjang 2025.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada solusi,” kata Evi.
Pengawasan dan Penindakan Diperkuat.
Di bidang pengawasan, Bea Cukai Batam mencatatkan 2.261 Surat Bukti Penindakan (SBP) sepanjang tahun 2025, meningkat 139,5 persen dibandingkan tahun 2024.
“Penindakan tersebut meliputi 766 kasus Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau, 45 penindakan BKC Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), 15 penindakan BKC Campuran, serta 62 penindakan Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP),” ucapnya.
Dari penindakan BKC, Bea Cukai Batam berhasil mengamankan 29,61 juta batang rokok ilegal dengan nilai barang mencapai Rp51,76 miliar. Selain itu, turut diamankan 4.808,82 liter MMEA senilai Rp3,29 miliar serta 1,4 juta gram Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) dengan nilai sekitar Rp8,74 miliar.
Penindakan Narkotika Selamatkan Jutaan Jiwa.
Dalam pengawasan NPP, Bea Cukai Batam berhasil mengungkap berbagai modus penyelundupan dengan barang bukti berupa methamphetamine, ganja, etomidate, ekstasi, serta obat-obatan psikotropika lainnya.
Penindakan tersebut diperkirakan menyelamatkan 5.352.579 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika dan menghemat biaya rehabilitasi kesehatan hingga Rp8,56 triliun.
“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi erat antara Bea Cukai Batam dengan BNN, Polri, serta instansi penegak hukum lainnya,” katanya.
Komitmen Berkelanjutan.
Evi menegaskan, capaian kinerja Bea Cukai Batam sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang positif, baik dari sisi penerimaan negara, kualitas pelayanan, maupun efektivitas pengawasan.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI-Polri, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta masyarakat. Ke depan, Bea Cukai Batam akan terus memperkuat sinergi dan meningkatkan kinerja guna memberikan pelayanan terbaik serta menjaga kedaulatan ekonomi dan keamanan negara,” katanya. (Rizal).






Komentar