TPID Tanjungpinang Masih Tunggu Hasil Nilai Kargo Pihak Garuda, Pangkas Jalur Distribusi Cabai Dan Bawang

Ekonomi153 views

Tanjungpinang, Tuah Kepri –

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang, Riono menyampaikan lagi menunggu hasil perhitungan nilai kargo Maskapai Garuda yang akan membawa komoditas cabai dan bawang. Hal ini untuk menekan angka inflasi dan juga untuk mengatasi lonjakan harga memasuki Bulan Puasa Ramadhan.

“Saat ini kami lagi menghitung berapa angka terkecil kargo maskapai Garuda, untuk membawa komoditas cabai dan bawang ke Kota Tanjungpinang dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ” kata Riono yang juga merupakan Sekretaris Kota (Sekdako) Tanjungpinang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono

Karena dikatakan Riono, pihak masakapai Garuda juga merupakan salah satu masuk dalam MOU atau kerjasama pihak Kota Tanjungpinang dengan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), untuk memangkas jalur distribusi komoditas cabai dan bawang.

“Untuk teknis pengiriman dari Yogyakarta ke Tanjungpinang ini, kami mengunakan maskapai Garuda. Dan saat ini kami lagi menghitung dengan pihak maskapai Garuda untuk nilai kargon. Mudah-mudahan secepantnya bisa diputuskan berapa jumlah nilai kargo untuk membawa komoditas cabai dan bawang tersebut,” ujar Riono.

Sebelumnya sambung Riono, yang dilakukan TPID Kota Tanjungpinang untuk mengatasi inflasi dan memangkas komoditas cabai dan bawang, sudah melakukan pembicaraan kerjasama dengan phak Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dan TPID Kota Tanjungpinang optimis akan mendapatkan pernyataan positif.

“Karena Provinsi Istimewa Yogjakarta merupakan daerah penghasil cabai dan bawang.dan itu sudah kami lakukan penjajakan.Dan manfaat dari kerjasama ini nanti, masyarakat Tanjungpinang tentu akan memperoleh harga komoditas yang sangat murah dan kita minta langsung harga terkecil kepada pihak tani disana,” kata Riono.

Bahkan kata Riono, secara teknisnya kelompok tani yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogjakarta, langsung menjual hasil panen cabai dan bawang ke Tanjungpinang, dan dijual langsung kepada masyarakat melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang. Dan untuk transportasinya melalui maskapai Garuda. (AFRIZAL).

Komentar