oleh

Reni Minta Pihak Kepolisian, BI dan Pemda Telusuri UN Swissindo

Datangi Warga Janji Beri Rp15 Juta per KTP

Tanjungpinang, Tuah Kepri – Anggota Komisi II DPRD Kota Tanjungpinang, Reni, meminta pihak kepolisian, Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah Daerah Tanjungpinang menelusuri keberadaan UN Swissindo di Tanjungpinang yang mulai meresahkan warga masyarakat.

“Karena saya pribadi dalam 3 hari terakhir dilaporkan warga yang mengeluhkan, bahwa keberadaan un swissindo ini malah menjemput bola ke rumah warga, seperti daerah Tambak, Senggarang dan lain- lain, mulai melakukan pendataan meminta KTP warga dengan diiming iming dijanjikan akan dikasih bantuan Rp15 juta per KTP,” kata Reni.

Dikatakan Reni ini merupakan modus lain dari mereka UN Swissindo, selain kemarin membayar utang masyarakat di Bank.

“Padahal UN Swissindo ini sudah dinyatakan ilegal oleh OJK. Jadi saya minta kepada pihak Kepolisian, BI dan Pemerintah Daerah Kota Tanjungpinang, untuk menelusuri keberdaannya, baik itu izin mereka dan lain sebagainya,” ucap Reni yang merupakan Wakil Sekretaris Fraksi Hati Nurani Rakyat ini.

Dengan keberadaan UN Swissindo ini, sambung Reni, sehingga warga tidak nyaman akan kehadiran dari perwakilan Swissindo.

Dari pantauan media ini di lapangan, salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya dan juga telah memberikan KTP kepada Swissindo mengatakan akan diberikan uang sekitar Rp 15 juta.

“Janji mereka saya yang telah daftar memberikan KTP, akan dijanjikan diberikan uang Rp15 juta sebelum lebaran ini,” ucap warga tersebut. (AFRIZAL).

Komentar