TANJUNGPINANG, TUAHKEPRI- Pemerintah Kota Tanjungpinang kini fokus memperkuat sistem pendataan bangunan sebagai langkah awal menuju pembangunan yang terencana dan berkelanjutan.
Kepala Bappelitbang Kota Tanjungpinang, Riono mengatakan, data yang akurat menjadi dasar dalam mendesain kota yang Indah dan Aman, sebagaimana tertuang dalam visi BIMASAKTI.
“Saat ini kita belum memiliki data lengkap mengenai bangunan yang ada di Tanjungpinang. Ini menjadi kendala dalam perencanaan pembangunan dan penataan wilayah,” ujar Riono, Rabu (12/3/2025).
Pendataan bangunan bukan hanya mendukung tata ruang, tetapi juga penting bagi manajemen bencana.
Informasi mengenai jenis konstruksi, usia bangunan, hingga lokasi akan membantu mitigasi bencana dan memudahkan evakuasi bila terjadi keadaan darurat.
“Dalam menghadapi bencana, data akurat sangat membantu tim penyelamat, sekaligus menjadi dasar dalam penyaluran bantuan,” jelas Riono.
Di sisi lain, lanjut Riono, data bangunan juga berperan penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset dan infrastruktur.
Menurutnya, dengan informasi yang lengkap, pemerintah dapat merancang distribusi layanan dasar seperti listrik, air bersih, dan sistem drainase secara lebih merata.
“Perencanaan yang berbasis data memungkinkan kita menciptakan lingkungan yang tertata, nyaman, dan berkelanjutan,” ucap Riono.
Ia mengatakan, integrasi data bangunan dan aktivitas sosial ekonomi penghuninya akan menjadi pondasi bagi Tanjungpinang dalam membangun sistem informasi geospasial dan mendukung kebijakan smart city.
“Pendataan ini merupakan bagian dari program Satu Data, dan menjadi langkah strategis menjadikan Tanjungpinang kota yang ramah teknologi, kreatif, dan berintegritas,” katanya. (Red).
Editor : Rizal.






Komentar