'

Pemko dan DPRD Teken Rancangan KUA-PPAS APBDP 2019

Advetorial

Tanjungpinang, Tuah Kepri –  Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, sepakati  melakukan penandatanganan persetujuan penetapan Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD Kota Tanjungpinang tahun Anggaran 2019.

Penandatanganan persetujuan tersebut dilakukan Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang Suparno, Wakil Ketua I DPRD, Ade Angga, dan Wakil Ketua II, Ahmad Dani, di Ruang Sidang DPRD Kota Tanjungpinang, Senggarang, Selasa (13/8/2019).

Paripurna dilanjutkan dengan penyampaian Laporan Akhir Badan Anggaran DPRD Kota Tanjungpinang oleh Sekretaris DPRD Kota Tanjungpinang, H. Efendi, S.Sos., MM.

“Setelah pembahasan, APBD terdapat beberapa perubahan struktur pada rencana anggaran, yaitu Jumlah Pendapatan bertambah dari Rp.987.434.006.970,00 menjadi Rp.1.011.586.706.748,70; Jumlah PAD bertambah dari Rp.138.845.163.304,00 menjadi Rp.142.509.053.777,70; Jumlah Pendapatan Pajak Daerah bertambah dari Rp.81.023.800.000,00 menjadi Rp.81.723.800.000,00; dan, Jumlah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah bertambah dari Rp.48.871.162.145,00 menjadi Rp.51.835.052.618,70”, ucapnya.

Selanjutnya dikatakannya, Badan Anggaran menyimpulkan bahwa Rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD Kota Tanjungpinang Tahun 2019 yang merupakan hasil kesepakatan bersama antara TAPD dan Badan Anggaran telah disusun sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan dapat diterima untuk disepakati menjadi Nota Kesepakatan yang selanjutnya dapat menjadi dasar untuk penyusunan Rancangan Perda tentang APBD Perubahan Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2019.

Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua, para Wakil Ketua dan Anggota Dewan yang terhormat, terkhusus rekan-rekan Badan Anggaran yang telah bekerja keras dan secara sungguh-sungguh mencermati dan sekaligus membahas rancangan tersebut.

“Sehingga pada akhirnya dapat disepakati dan dituangkan dalam nota kepakatan,” ucap Syahrul.

Lanjut Syahrul menjelaskan, dalam rancangan kebijakan umum anggaran perubahan serta rancangan prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan APBD tahun anggaran 2109 terdapat penambahan pendapatan daerah sebesar Rp46,20 milyar atau 4,79 persen dari Rp965,38 milyar menjadi Rp1,01 triliun terdiri dari PAD mengalami kenaikan sebesar Rp5,16 milyar atau 3.76 persen dari Rp137,34 milyar menjadi Rp142,50 milyar.

Selanjutnya, dana perimbangan mengalami kenaikan sebesar Rp20,48 milyar atau 2.72 persen dari Rp754,50 milyar menjadi Rp774,99 milyar, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah mengalami kenaikan sebesar Rp20,54 milyar atau 27.94 persen dari Rp73,53 milyar menjadi Rp94,08 milyar.

Sementara belanja daerah mengalami kenaikan target sebesar Rp146,33 milyar atau 15 persen dari Rp975,53 milyar menjadi Rp1,12 triliun dengan komposisi belanja tidak langsung  semula dianggarkan sebesar Rp395,10 milyar, pada APBD Perubahan bertambah sebesar Rp79,14 milyar atau meningkat sebesar 20,03 persen sehingga menjadi sebesar Rp474,25 milyar.

Kenaikan belanja tidak langsung tersebut, lanjut Wali Kota dikarenakan alokasi untuk TKD bagi ASN kota Tanjungpinang masih teranggarkan selama 8 bulan sehingga pada perubahan APBD tahun 2019 perlu dianggarkan kekurangannya selama 4 bulan, kemudian mengakomodir  gaji ke-14 dan gaji ke-13 yang mana pada tahun ini berdasarkan kebijakan pusat dibayarkan secara full (take home pay),” terang Wali Kota

Kemudian dari sisi belanja langsung, semula dianggarkan sebesar Rp580,42 milyar. Pada APBDP 2019 bertambah sebesar Rp67,18 milyar atau meningkat 11,58 persen sehingga menjadi sebesar Rp647,61milyar. Kenaikan belanja langsung tersebut diprioritaskan untuk memenuhi program dan kegiatan prioritas daerah yang mendukung tercapainya visi dan misi RPJMD kota Tanjungpinang tahun 2019-2023 yang lebih bersifat peningkatan infrastruktur penunjang aksesibilitas dan lingkungan sebagai perwujudan arah tema pembangunan tahun 2019.

Kebijakan pembiayaan daerah berkenaan dengan perubahan APBD tahun anggaran 2019 ini, kata Wali Kota, mencakup kepada sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya (silpa). Pada sector pembiayaan struktur APBD Murni T.A 2019 pada item penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp10,15 milyar atau terjadi kenaikan pembiayaan daerah pada APBDP T.A 2019 ini menjadi sebesar Rp100,13 milyar menjadi Rp110,28 milyar, sedangkan pada item pengeluaran pembiayaan daerah tidak mengalami perubahan yaitu tetap sebesar 0 milyar rupiah.

Wali Kota menyadari bahwa keberhasilan setiap program yang dilaksanakan sangat tergantung dari peran serta dan dukungan setiap stakeholder yang terlibat didalamnya. Berbagai kemajuan dan keberhasilan yang telah disapai dalam penyelenggaraan pemerintah yang patut disyukuri.

“Hasil-hasil yang dicapai selama ini mengindentifikasikan adanya komitmen yang kuat dari seluruh elemen pemerintah daerah yang perlu senantiasa dijaga dan bahkan ditingkatkan sehingga dapat dijadikan pondasi yang kokoh untuk meraih kinerja yang lebih optimal dimasa yang akan datang,” tutupnya. (RZL).

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pemko dan DPRD Teken Rancangan KUA-PPAS APBDP 2019"