oleh

KPU Tanjungpinang Belum Sosialisasikan Ke Penyandang Disabilitas Tentang Pilkada

Tanjungpinang, Tuah Kepri – Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Tanjungpinang, menyayangkan sikap KPU Tanjungpinang, hingga saat ini sebulan mau pencoblosan belum memberikan sosialisai tentang seputar Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang tahun 2018.

Ketua DPC PPID Tanjungpinang, Muhammad Safari menuturkan bahwa, hingga sebulan menjelang hari pencoblosan Pilwako Tanjungpinang, pihaknya belum mendapatkan sosialisi khusus oleh KPU terkait siapa saja calon walikota yang ada saat ini dan juga visi misi dari kedua pasangan calon.

“Kami juga ingin mengetahui kondisi Pilkada saat ini, siapa saja calonnya, apa visi misinya dan bagaimana cara pencoblosan nantinya bagi para penyandang disabilitas yang ada di kota ini,” ucapnya.

Karena dikatakannya, penyandang Disabilitas juga mempunyai hak yang sama dengan masyarakat umum dalam mendapatkan informasi publik yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016.

“Kami sangat kecewa terhadap kinerja KPU yang hingga kini informasi terkait Pilwako Tanjungpinang, masih sangat minim sampai kepada kami sebagai penyandang disabilitas yang ada di kota ini,” tegasnya.

Bahkan katanya pada Debat Pilkada kedua, pihak KPU Tanjungpinang tidak menyediakan tempat khusus bagi penyandang Disabilitas.

” Debat Pertama kami tidak diundang oleh KPU Tanjungpinang. Untuk debat kedua kami diundang , namun tempat khusus untuk penyandang Disabilitas
tidak diaediakan, ” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria yang dijumpai selepas acara debat, Selasa (15/5) tidak bisa berkomentar panjang terkait hal ini.

Bahkan dikatakannya, drinya hanya berjanji akan segera mengadakan sosialisasi kepada penyandang disabilitas di Kota Tanjungpinang.

” Nanti segera kami buat sosialisasinya,” kata Robby. (ZAL).

Komentar