Sidang Perdana Dugaan Tindak Pidana Pemilu PSI Terjadi Perdebatan

Tanjungpinang, Tuah Kepri – Sidang perdana dugaan pelanggaran pemilu 2019 di kampus STIE Pembangunan Tanjungpinang atas nama terdakwa Ranat Mulia Pardede Caleg PSI di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (4/3/2019), terjadi perdebatan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

Perdebatan antara Penasehat Hukum (PH) dari JANGKAR Solidaritas DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Heriyanto, bersama salah satu Hakim Anggota Monalisa Anita T Siagian yang ‘Berang’ karena PH PSI diduga menghalang-halangi pelaksanaan persidangan sebelum dibacakan surat dakwaan terhadap terdakwa.

Perdebatan terjadi akibat salah melayangkan surat pemanggilan JPU Kejaksaan Negeri Tanjungpinang untuk si terdakwa yang dipertayakan oleh PH PSI Heriyanto. Isi didalam surat tersebut, disebutkan sebagai saksi ahli dan surat dikeluarkan pada tanggal 28 Februari tahun 2018.

“Bukan saya ingin menghalang halangi jalanya sidang, tetapi saya ingin mempertayakan isi surat JPU Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, karena salah melayangkan surat pemanggilan untuk si terdakwa,” ucap Heriyanto.

Kemudian kuasa hukum PH PSI ini, keberatan dan mempertayakan lagi kepada hakim untuk mengecek kembali isi surat JPU Pengadilan Negeri Tanjungpinang tersebut.

“Yang mulia, untuk diketahui bahwa klien saya dalam surat pemanggilan disebutkan sebagai saksi ahli. Bukan sebagai terdakwa, jadi kami keberatan,” bantah Heriyanto SH.

Mendapat keterangan keberatan dari Kuasa Hukum terdakwa, Ketua Majelis Hakim, Awani Setyawati, dan Hakim anggota Monalisa A.T Siagian mencatatnya.b“Keberatan saudara kami catat,” kata Ketua Majelis Hakim.

Kemudian perdebatan tersebut terjadi kembali dan ditolak lagi oleh kuasa hukum Ranat, sebelum Majelis Hakim menyuruh membacakan dakwaan oleh JPU Pengadilan Negeri Tanjungpinang.
Sebab dalam pemanggilan yang dilayangkan JPU Kejari Tanjungpinang bahwa terdakwa dipanggil sebagai saksi, bukan sebagai terdakwa.

“Sekali lagi Izin yang mulia, saya tidak ingin menghalangi halangi jalannya sidang. Saya hadir sesuai dengan surat pemanggilan klien saya di periksa sebagai terdakwa. Izin, saya meninggalkan persidangan, ” kata Heriyanto.

Setelah terlibat berdebatan dengan kuasa hukum Renat Mulia Pardede, sidang kembali dilanjutkan dengan agenda pembacaan tuntutan. Dan ketua Majelis Hakim, Awani Setyowati SH mengatakan, sidang ditunda dan akan dilanjutkan besok Selasa (5/3/2019) pagi. (ZAL).

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Sidang Perdana Dugaan Tindak Pidana Pemilu PSI Terjadi Perdebatan"