'

PT PRP Group di Segel Polisi, 500 Karyawan Menganggur

Tanjungpinang, Tuah Kepri – PT. Panca Rasa Pratama (PRP) Group Area Tanjungpinang Km 8 No 15 Jalan DI Panjaitan, Air Raja Tanjungpinang, disegel Polda Kepri beberapa waktu lalu. Akibatnya, 500 karyawan diberhentikan sementara alias menganggur.

Perusahaan yang memproduksi Teh Prendjak dan juga distributor, elpiji dan transportir bbm di PT PRP Group area terpaksa berhenti beroperasi.

” Ada 500 karyawan diberhentikan sementara, terdiri 250 orang Karyawan Panca Rasa Pratama (PRP) 250 orang lagi karyawan distributor, elpiji dan transportir bbm. Jadi total karyawan PT PRP Group area Tanjungpinang ada sekitar 500 orang yang diberhentikan sementara,” kata Manager HRD PT. PRP Group Area Tanjungpinang, Faizal M. Kiat, Jumat (1/3/2019).

Faizal menjelaskan sebelumnya pihak perusahaan tidak ada niat untuk merumahkan ratusan karyawannya.

“Tapi karena pihak Polda yang menghentikan aktifitas kegiatan perusahaan, maka terpaksa pihak perusahaan menghentikan sementara ratusan karyawan,” ucap Faizal.

Namun kata dia, pihak perusahaan terus mencarikan solusi memikirkan nasib para ratusan karyawan.

Faisal juga menambahkan, pihaknya juga mencari solusi terbaik perihal nasib karyawan ini.

“Apalagi kemarin ada utusan Disnaker Tanjungpinang mempertanyakan kepada perusahaan soal nasib karyawan. Tapi yang jelas sekali lagi kami sampaikan, dari pihak perusahaan tidak ada niat untuk merumahkan ratusan karyawan,” ucapnya.

Penyegelan PT PRP Group Area Tanjungpinang dilakukan oleh pihak Polda Kepri, terkait pencemaran lingkungah atau pembuangan limbah ke saluran pembuangan berupa parit dan saat ini berhenti beroperasi pasca-kasus tersebut. (ZAL).

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "PT PRP Group di Segel Polisi, 500 Karyawan Menganggur"