Polda Kepri Gagalkan 29 Calon PMI Ilegal ke Malaysia

Batam, Tuah Kepri – Penyidik Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, berhasil mengagalkan pengiriman 29 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Illegal yang akan diberangkatkan ke Malaysia melalui Jalur Laut, Senin (3/12/2018) sekitar pukul 20.00 Wib.

Kapolda Kepri, Irjan Pol Andap Budhi Revianto melalui Kabidhumas Polda Kepri, Kbp Drs S. Erlangga dalam rilisnya mengatakan, dari 29 calon PMI ilegal tersebut ada 4 orang yang diamankan.

” 4 pelaku yang kita amankan, masing – masing Z Bin R alias L (sebagai penanggung jawab). Kemudian
RM alias I (sebagai pemilik kapal pengangkut PMI Ilegal). M Bin D (penampung dan pengantar PMI ilegal) dan J (orang yang mengarahkan PMI ilegal saat menaiki kapal),” kata Erlangga di dampingi Wadirreskrimum dan Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri.

Sementara saksi dan korban sekitar 29 orang calon PMI ilegal tersebut antara lain, daerah Flores 15 orang, daerah Lombok 6 orang, daerah Makasar 4 orang, daerah Aceh 1 orang, daerah Bengkulu 1 orang, daerah Medan 1 orang dan daerah Sumba 1 orang.

Dan barang bukti yang diamankan,
satu buku kwitansi pembelian minyak kapal. Uang tunai senilai Rp10.200.000
empat unit handphone, satu unit mobil Toyoya Avanza warna putih. Satu unit mobil Mitsubishi Pajero warna hitam silver. Lima buku paspor yang sudah di Black list. Dan satu unit kapal pancung dengan dua mesin gantung merek yamaha 200 pk dan 115 pk.

Atas perbuatan pelaku, pasal yang dikenakan pasal 2, pasal 4, pasal 6 dan pasal 10 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007, tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

Kemudian pasal 81 Jo pasal 83 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 Tentang perlindungan pekerja migran Indonesia dengan ancaman hukuman paling lama 15 Tahun Penjara. (Red/HumPolda Kepri).

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polda Kepri Gagalkan 29 Calon PMI Ilegal ke Malaysia"