Bupati Bintan : Besaran UMK Harus Disikapi Semua Kalangan

Bintan, Tuah Kepri – Bupati Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Bintan, sudah mendapatkan informasi terkait penetapan Upah Minimum Kerja (UMK) tahun 2018 m, berdasarkan salinan SK Gubernur Nomor.1139 Tanggal 20 November 2017.

Kepala Dinas DPMPTSPTK Kabupaten Bintan Hasfarizal Handra di Bintan Buyu Rabu siang (22/11) mengatakan, bahwa terkait hal tersebut, dirinya menyatakan akan secepatnya melaporkan hasil Penetapan SK Gubernur tersebut kepada Bupati Bintan H Apri Sujadi, Sos.

Dimana setelah melaporkan hal tersebut, dirinya juga akan segera melakukan langkah-langkah selanjutnya terkait koordinasi kepada pihak-pihak perusahaan di Kabupaten Bintan.

“Tentunya hasil Salinan SK Gubernur Kepri terkait Penetapan UMK Tahun 2018 di Kabupaten Bintan, akan secepatnya kita laporkan ke Bupati Bintan. Setelahnya, kita akan melakukan koordinasi ke instansi-instansi dan perusahaan terkait lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos saat dihubungi juga mengatakan, bahwa Penetapan UMK bagi Tenaga Kerja di Kabupaten Bintan tentunya harus melalui mekanisme dan aturan-aturan yang sudah berlaku.

Terkait besaran UMK yang telah diputuskan dan disampaikan melalui SK Gubernur Kepri, hendaknya harus disikapi dengan seksama oleh semua kalangan baik perusahaan maupun tenaga kerja.

” Terkait penetapan UMK Tahun 2018 yang telah diputuskan berdasarkan SK Gubernur Kepri , Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan akan melakukan koordinasi selanjutnya. Namun, tentunya kita mengharapkan agar putusan besaran UMK, bagi semua kalangan bisa dapat menyikapi dengan sebaik-baiknya. Kita hanya inginkan koordinasi antara pihak perusahaan dan karyawan berjalan dengan baik. Karena hal ini penting bagi keberlangsungan iklim investasi di Kabupaten Bintan, ” ujarnya.

Diketahui bahwa berdasarkan SK Gubernur Nomor.1139, penetapan besaran UMK Kabupaten/Kota Tahun 2018 sebesar.                                    Kabupaten Bintan Rp 3.112.618.
Kota Batam: Rp 3.523.427.
Kota Tanjungpinang Rp 2.565.187.
Kabupaten Lingga Rp 2.590.116.
Kabupaten Anambas Rp 2.932.925.
Kabupaten Karimun Rp 2.845.766.
Kabupaten Natuna Rp 2.650.475 .
(AFRIZAL).

Pencarian Terkait

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Bupati Bintan : Besaran UMK Harus Disikapi Semua Kalangan"