oleh

Asisten Pemerintahan Kepri Buka Workshop Jurnalis 2016

Tanjungpinang, Tuah Kepri – Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun yang diwakili Asisten Pemerintahan Sekretariat Pemprov Kepri, Raja Ariza membuka Workshop perspektif Jurnalis terhadap dunia pendidikan tahun 2016 di Hotel Aston Tanjungpinang, Jumat (25/11) malam.p_20161125_210117_1-640x413

Pembukaan Workshop tersebut, ditandai dengan pemukulan Drum oleh Raja Ariza yang disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, kepala Dinas Pendidikan Bintan, ahli dewan Pers Zamzami A Karim dan para insan Pers.

Dalam sambutan Raja Ariza menyampaikan dalam membantu dan memajukan dunia pendidikan di Kepri, pandangan dan fungsi Pers sebagai Jurnalis, sangat membantu untuk menciptakan karakter bangsa dalam membangun dunia pendidikan.

“Perspektif jurnalistik mengutamakan rasa demokrasi dan keadilan. Dan keberadaan jurnalis   bisa menciptakan pendidikan yang lebih baik di Provinsi Kepri,” kata Raja Ariza.

Selain tugasnya mengontrol, kata Raja, Jurnalis juga memberikan informasi kepada masyarakat.

“Namun sekarang bagaimana membangun permasalahan dunia pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Bagaimana menciptakan anak cerdas untuk akhlak yang mulia,” ucapnya.

Sebelumnya kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, Arifin Nasir, mengatakan berbicara pendidikan di Provinsi Kepri, permasalahanya yaitu mutu pendidikan dan sampai sekarang tidak pernah selesai.

“Salah satu permasalahannya yaitu guru. Karena guru merupakan ujung tombak saat ini dan guru merupakan orang kedua untuk mendidik anak selain orang tua,” kata Arifin.p_20161125_210151_1-640x390

Terus permasalahan lainnya, selain guru sambung dia, yaitu penerimaan siswa baru dengan sistem online dan ujian dengan berbasis computer.

“Untuk tahun depan 2017, kita akan membeli perlengkapan alat komputer. Kenapa, karena kita ingin anak-anak ujian harus berbasis komputer,” kata Nasir.

Mudah-mudahan dengan ada nya Workshop perspektif jurnalis terhadap dunia pendidikan, kata dia, bisa memberikan informasi dan mengontrol jalan pemerintahan khusunya untuk dunia pendidikan. (AFRIZAL).

Komentar