TANJUNGPINANG, TUAHKEPRI – Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menerima audiensi dari Pengurus Wilayah Ikatan Guru Vokasi Indonesia Maju (IGVIM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Kantor Walikota, Senin (11/08/2025).
Pertemuan ini membahas terobosan dan langkah-langkah inovasi yang dapat memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Kota Tanjungpinang khususnya.
Ketua Pengurus Wilayah IGVIM Provinsi Kepri, Fitrinaldi, mengucapkan terima kasih atas sambutan dan dukungan dari pemko Tanjungpinang.
Fitrinaldi menyampaikan sejumlah ide pengembangan, mulai dari integrasi kurikulum berbasis industri, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, hingga pelatihan kreatif bagi guru dan siswa untuk meningkatkan daya saing lulusan.
Walikota Lis Darmansyah menyambut baik gagasan tersebut dan menilai bahwa pendidikan vokasi harus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Lis juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian budaya dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal.
“Terobosan inovasi ini penting agar pendidikan vokasi di Tanjungpinang tidak hanya mencetak tenaga terampil, tetapi juga lulusan yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan”, ujar Lis.
Lis juga mendorong agar berbagai terobosan, mulai dari penerapan metode pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan teknologi digital, hingga pengembangan kurikulum yang memuat potensi lokal seperti budaya Melayu, seni kerajinan daerah, dan kearifan maritim agar siswa tidak hanya memiliki keterampilan modern, tetapi juga identitas dan karakter yang kuat.
“Dengan demikian, akan lahir generasi kita yang paham akar budayanya, inovasi dan kearifan lokal pun harus berjalan beriringan,” ungkap Lis.
Pemko Tanjungpinang berkomitmen untuk mendukung langkah-langkah strategis yang diusulkan IGVIM Provinsi Kepri dalam merancang program pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri, berwawasan global, namun tetap berpijak pada kekayaan budaya dan nilai-nilai lokal Kota Tanjungpinang. (Red).






Komentar