Mijan Bantah Tidak Pernah Berkali Kali Ajukan Listik ke Pemko
Tanjungpinang ,Tuah Kepri – RT 02 RW 04 Sungai Timun, Mijan kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota dan mewakili masyarakat, membantah dan tidak pernah mengatakan sudah berkali kali mengajukan ke Pemko untuk pemasangan penerangan listrik warganya yang belum dialiri listrik.
“Sehingga didalam berita dimedia pada saat reses Ahmad Dani Kamis 14 Maret 2019 lalu, daerahnya tidak ada perhatian oleh Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dan itu saya katakan beritanya tidak benar dan saya luruskan permasalahnya ini,” kata Mijan, (16/3/2019).
Didalam berita tersebut ia dikatakan berkali kali mengajukan ke Pemko dan itu pun tidak benar. “Setahu saya, warga pernah mengajukan secara pribadi dulu dulunya melalui mendiang pak Burman Sirait, tapi melalui atas nama RT belum ada mengajukan untuk sebanyak 8 Kepala Keluarga yang belum dialiri listrik,” ucapnya.
8 KK yang belum dialiri listrik itu, dijrlaskan dia, dikarenakan daerah tersebut merupakan daerah tanah garapan. Tapi diantara 8 KK yang benar – benar asli tinggal disana hanya 3 KK.
“Yang betul betul warga masuk RT 3 tinggal disana hanya 3 KK yang belum dapat listrik dan selebihnya tinggalnya didalam 1 kilometer dari jala. Sedangkan yang mengatakan dimedia itu, tinggalnya diperumahan dan bukan asli orang RT 3 Sei Timun, dan sebahagian orang yang hadir dipertemuan itu KK nya bukan orang Sei Timun,” ucap Mijan.
Sebelumnya ia ditelepon Ahmad Dani, waktu itu ia sedang bekerja. Tapi Mijan pun akhirnya datang ke pertemuan tersebut. Dalam pertemuan tersebut dirumah pak Anju warga RT 03/RW 04 yang memiliki kebun garapan ditempat dia RT 02/RW 04, yang dihadiri cuma 5 orang warga dia.

Lalu Ahmad Dani menayakan kepadanya ada warga belum mendapatkan penerangan listrik. “Saya jawab benar ketua, tapi pak Dani tidak menayakan apakah semua ini warganya, karena yang hadir pada pertemuan tersebut, hanya beberapa orang warganya yang tinggal disana,” ucapnya.
Tapi anehnya statmen di media, kata Mijan kok bisa larinya tidak menepati janji politik Syahrul – Rahma.
“Memang janji politik Syahrul – Rahma dulnya pada sosialisasi yaitu akan membantu tentang jalan yang rusak pada Februari 2019 lalu dan pihak warga Sei Timun pun, malahan berterimakasih sudah dibantu untuk jalan yang rusak dan bahkan juga dibuatkan batu miring mengatasi jalan tersebut yang hampir tidak bisa digunakan,” kata Mijan.
Seandainya Pemko Tanjungpinang tidak perhatian, kata dia mungkin jalan tersebut tidak bisa digunakan lagi dan Alhamdulillah atas perhatian Pemko dan Dinas terkait Zulkhairi Ahmad akhirnya jalan sudah dapat digunakan.
“Untuk itu kami dalam kesempatan ini saya menyampaikan permohonan maaf, yang sampai-sampai membawa nama masyarakat saya yang mereka sendiri belum tau cerita sebenarnya. Karena masyarakat saya sendiri bertanya sama saya, koq ada poto pak RT, saya pun bingung menjawabnya,” katanya.
Dan bahkan bu Rahma mengatakan kepadanya, silahkan cepat ajukan untuk lampu didaerah warganya yang belum dapat listrik ke Pemko Tanjungpinang.
“Dan atas nama RT sudah saya ajukan, bukan berkali kali sudah pernah saya ajukan dan itu berita itu tidak benar,” ucapnya. (ZAL).






Komentar