2.700 Guru Honor Provinsi Kepri Belum Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Tanjungpinang, Tuah Kepri – Sejumlah 2.700 pekerja guru honor di wilayah Provinsi Kepri, belum terdaftar dalam pogram Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Ketenagakerjaan (BPJSTK).

“Ada sekitar 2.700 tenaga guru honor Provinsi Kepri belum terdaftar di pogram BPJS Ketenagakerjaan,” kata Kepala BPJSTK Cabang Tanjungpinang, Rini Suryani, di Tanjungpinang kemarin.

Dikatakan Rini, belum terdaftarnya guru honor tersebut, yaitu untuk 2 pogram. Pertama pogram Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

“Belum terdaftarnya guru honor ini, sudah kita bicarakan sebelumya sama  pihak Provinsi Kepri melalui pak Sekda. dan saat ini kita masih menunggu. Tujuannya, agar para guru honor ini bisa terlindungi didalam bekerja hanya untuk dua pogram Kecelakaan didalam bekerja dan jaminan Kematian,” ucapnya.

Selain itu, sambung Rini, ia berharap dan meminta kepada Pemerintah Daerah untuk membuat Perda khusus jaminan ketenagakerjaan.

“Kami meminta kepada Pemda, harus ada Perda khusus tentang jaminan Ketenagakerjaan untuk melindungi tenagakerja. Karena peran Pemerintah Daerah sangat diharapkan untuk bisa melindungi masyarakat pekerja,” katanya.

Pentingnya Perda ini, sambung dia, karena masyarkat pekerja ketika terjadinya resiko seperti kecelakaan kerja, mereka tidak perlu minta tolong ketetangga sana sini, karena mereka sudah dijamin dan terlindungi oleh pogram BPJS Ketenagakerjaan. (ZAL).

Komentar