'

Walikota Tanjungpinang, “Pembangunan Fisik Tidak Terkejar Jelang Akhir 2015”

Tanjungpinang, Tuah Kepri –

Pelaksanaan pembagunan fisik di Kota Tanjungpinang memasuki akhir tahun 2015 tidak terkejar, melihat pada tahun ini hanya tingggal sekitar satu bulan lebih.

“Tidak bisa terlaksananya pembagunan tersebut, dikarenakan pengaruh devisit anggaran pada tahun 2015 ini. Sehingga pelaksanaan pembagunanya tidak terkejar, meskipun APBD Perubahan tahun 2015 sudah disahkan,” kata Lis.

[Baca ini – Warga Tanjung Pinang ikuti sosialisasi pemilu]

Namun untuk melakukan pembangunan tersebut, kata Lis, Pemerintah Tanjungpinang akan berkoordinasi dengan pihak Provinsi Kepri dan Gubernur sudah melakukan rapat bersama kepala daerah Kabupaten Kota beberapa hari lalu untuk membahas anggaran.

“Dimana yang harus dikerjakan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang dan yang mana harus dikerjakan oleh pemerintah Provinsi dan itu sudah disampaikan oleh Gubenur Kepri,” ujar Lis.

Karena permasalahanya sekarang untuk pembangunan di Kota Tanjungpinang, masih tergantung melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

[Baca ini – PLN harus tanggung jawab pasokan listrik]

Bahkan setiap daerah di Indonesia untuk pelaksanaan pembangunan, 75 persen masinh tergantung dari dana APBD.

Namun ada juga daerah yang tidak bergantung pada Anggaran yang mengunakan dana APBD tersebut, seperti salah satunya Kota Batam.

Karena katanya, Kotaa Batam merupakan daerah industri dan pendapatannyarata-rata berasal dari Pendapatan dari Anggaran Daerah (PAD) yang mereka hasilkan. Sedangkan untuk di Kota Tanjungpinang bukan kawasan Industri dan bukan daerah penghasil.

Selain membahas anggaran APBD kata Lis, pada duduk bersama Gubernur Kepri tersebut, juga membahas dana APBN untuk didaerah seperti Dana Alokasi Khusus (DAK).

[Baca ini – Kelompok KUBE ikuti pelatihan home industri, ini dia industrinya]

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah

(AFRIZAL)

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Walikota Tanjungpinang, “Pembangunan Fisik Tidak Terkejar Jelang Akhir 2015”"